Viral! Video Perang Rusia-Ukrania di Media Sosial Ternyata Palsu, Ini penjelasannya

Sumber: jurnalisindonesia.id

Sejak seminggu yang lalu, tepatnya Selasa (22/2), dunia dihebohkan dengan investasi Rusia ata Ukrania. Bahkan, media sosial turut menyebarluaskan berbagai video yang memperlihatkan peperangan yang terjaddi di beberapa kota Ukrania.

Namun, jika tak ditelisik lebih lanjut, kita dapat termakan hoax. Sebab, pada beberapa video yang beredar, ternyata terdapat video yang dianggap palsu dan bukanlah berdasarkan kejadian nyata atau palsu.

Sebab, menurut laporan Bloomberg, video yang beredar tersebut adalah cuplikan dari game ArmA III. ArmA III ini merupakan game yang diliris delapan tahun yang lalu.

Hal tersebut sontak menjadi perbincangan hangat ketika disebarkan di media sosial, terutama di Facebook Gaming.

Video tersebut kemudian telah ditonton oleh 110.000 orang di Facebook dan dibagikan sebanyak lebih dari 25 ribu pengguna sebelum dihapus oleh pihak Facebook.

Baca juga:  Heboh Editan Editan Stupa di Borobudur, Roy Suryo Dipolisikan

Tak terkecuali di Twitter sendiri, cuplikan video tersebut viral dan mendapatkan 11.000 suka dan 2.000 retweet sebelum dihapus oleh pihak Twitter.

Hal ini menyebabkan para pengguna media sosial atau gamers dari Ukraina harus memberikan privasi akun mereka sebagai perlindungan. Cyberwarfare merupakan salah satu strategi Rusia yang menyerang melalui platform online, termasuk Facebook dan Twitter.

Cuplikan palsu tersebut bukan pertama kalinya dirasakan oleh gamers Ukraina, sebelumnya juga pernah terjadi saat streamer populer Final Fantasy 14 Zepla.

Di Ukraina sendiri terdapat banyak pengembang game, seperti studio Stalker GSC Game World, yang membuat tweet berupa permohonan supaya orang-orang mendukung angkatan bersenjata Ukraina.
Sumber: jurnalisindonesia