Viral! Mahasiswa Curhat Ada Oknum Dosen Minta Rp 10 Juta Buat Lulus Skripsi

Sumber: hepweecom

Dilema sebagai mahasiswa tingkat akhir adalah mengupayakan segala hal agar ia dapat lulus dengan nilai yang baik. Namun, mahasiswa ini justru dipersulit dosen, alih-aih dipermudah untuk skripsi.

Pengakuan mahasiswa tersebut kemudian viral usai diunggah oleh akun diskusi @tubirfess. Dalam unggahan tersebut, ia membagikan tangkapan layar komentar di sebuah video YouTube yang berdurasi 10.23 menit.

Salah satu warganet curhat di kolom komentar YouTube tersebut tentang adiknya, seorang mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Menurut warganet itu, adiknya curhat padanya dan keluarga, kalau dia selalu dipersulit selama bimbingan dengan dosen pembimbingnya.

“Adek saya skripsi disalahin melulu selama enam bulan. Si dosen ini ngasi info kalau gak mau ribet nanti dia bantu,” ungkap seorang warganet yang namanya disamarkan.

Baca juga:  Timnas Indonesia Batal Ikut Piala AFF U-23 2022: Simak Kronologi Penyebabnya dan Keluhan Shin Tae-yong

Mahasiswa itu akhirnya bercerita kepada keluarga bahwa dosen pembimbingnya meminta uang sebesar Rp 10 juta, jika ingin dipermudah untuk lulus. Menurut pengalamannya di sekitar kampus, ada beberapa oknum dosen yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memeras mahasiswa.

“Akhirnya dia cerita ke keluarga, ternyata dosennya minta Rp 10 juta kalau mau lulus. Tanya temen-temen yang lulus kuliah di situ, ternyata memang ada cukup banyak dosen oknum yang sering meras mahasiswanya di kampus itu,” tuturnya.

“Pada akhirnya kami turuti permintaan dosennya, karena adek saya sudah gak mau ke kampus lagi,” lanjutnya.

Unggahan akun Twitter @tubirfess tentang oknum dosen yang meminta uang ke mahasiswa buat lulus skripsi tersebut hingga kini telah mendapatkan lebih dari 3.000 Likes dan 301 Retweets. Warganet ada yang ikut emosi dan curhat pengalaman serupa.

Baca juga:  Bikin Gempar Netizen! Kini Ibu Kota Thailand Tak Lagi Bangkok, Ganti Nama Jadi Apa ya?

“Casenya kayak sepupu gua. Dia harusnya lulus tahun 2019, cuman dipersulit sama dospemnya, revisi lah, gonta ganti proposal, topik ga menarik. Harus ada “pelicin” buat lulusin skripsinya. Orangtua ya sudah ngebujuk sepupu gua, tapi dia kekehan ga mau, dan sampe saat ini dia belum lulus :’),” curhat pengguna Twitter @moinubelin.

“Paham banget ini karena ada-ada aja ditiap kampus yang begini, tapi maaf-maaf biasanya yang diginiin sama dosen adalah mahasiswa-mahasiswa yang memang otaknya gak tertolong lagi buat bikin skripsi. Maaf nih kalau kasar, tapi itu kenyataannya,” ucap akun @cinnamon08gurl.

“Yang ngebentuk ‘beberapa dosen’ jadi kayak gini itu apa sih? Gaji yang kurang? Setres dengan pekerjaan? Budaya turun temurun? Gabut? Karakter aslinya? Butuh tambahan duit? Atau apa?” emosi akun @imhumanusia_.

Baca juga:  Dokter: Mayoritas Pasien Hepatitis Akut Misterius Belum Vaksin Covid-19

“Jangankan skripsian, uas aja dosen ada yang minta duit terang-terangan ckckck,”curhat akun @driedfloere.

“Kayak di kampus gue anj**, gue sampe gonta-ganti judul 10 kali ngga accept-accept ngang ngong ngang ngong padahal konsul judul udah bayar Rp 3 juta, stress,” timpal akun @aturophile.
Sumber: wolipopdetikcom