Viral! Guru Pesantren Bakar HP Sitaan dari Santri, Tuai Kontroversi Netizen

Sumber: kuncibisnis.com

Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang guru di pesantren membakar telepon genggam milik santrinya. Pasalnya, memagng beberapa instansi pendidikan terkadang tak mengizinkan siswanya membawa alat komunikasi seperti handphone. Oleh karena itu, apabila terdapat siswa yang melanggar peraturan tersebut, sudah barang tentu akan dikenakan sanksi tersendiri.

Namun, treatment yang ditempuh oleh guru pesantren ini menuai kontroversi dari warganet. Dari video tersebut tampak para pengajar membakar ponsel yang disita dari santriwatinya.

Video yang tengah ramai diperbincangkan warganet tersebut diunggah oleh akun @fakta.indo. Dapat diketahui dari video tersebut, tampak suasana di lapangan pesantren saat malam hari. Di sana terdapat sebuah tong di tengah-tengah mereka.

Baca juga:  7 Idol K-Pop dengan Alasan Unik Ikut Audisi dan Memilih Agensi

Sementara itu, santriwati berkumpul di sekitarnya dan para pengajar terlihat di dekat tong api tersebut. Kemudian terlihat seorang guru pesantren yang tanpa basa-basi melemparkan beberapa ponsel ke dalam kobaran api. Hingga terdengar suara kerubutan ketika barang-barang elektronik tersebut terbakar.

“Razia hape di Pesantren, hape disita dan dibakar,” ungkap @fakta.indo di kolom caption, dikutip Suara.com pada Senin (21/2/2022).
Hanya saja tidak disertakan keterangan di pondok pesantren mana video ini diambil. Tak diketahui pula kapan video ini direkam.

Yang pasti, video ini langsung mendapat beragam komentar warganet. Sebagian warganet menilai tidak seharusnya ponsel-ponsel itu dibakar meski dimaksudkan sebagai hukuman, meski tentu saja pendapat ini kemudian disanggah oleh mereka yang pro atas tindakan pondok pesantren karena santrinya dianggap sudah melanggar peraturan.

Baca juga:  Heboh! Sejumlah Mahasiswi Universitas Negeri Makassar Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen

“Mungkin pihak pesantren sudah banyak kali menegur, mungkin dengan cara begni para santri jadi kapok bawa hp,” kata warganet.

“Beberapa Yayasan pesantren suka mengajak untuk bersedekah , liat begini jadi kurang iba,” komentar warganet lain.

“Duh bu mending di tahan aja bu sampe ortunya dateng gitu,” ujar warganet.
Su,ber: kuncibisnis.com