Viral! Air Mata Pencitraan Puan Maharani yang Disentil Akademisi

Sumber: teropongmetro

Baru-baru ini, ketua DPR RI, Puan Maharani kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, beredar sebuah foto yang menunjukkan Puan sedang menangis pada saat kenaikan BBM di era kepemimpinan Susilo Bambang Yodhoyono (SBY).

Merespons hal tersebut, Pengamat Komunikasi dan Politik, Jamiluddin Ritonga terut buka suara. Ia menanggapi bahwa situasi dulu dan sekarang terrkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ditanggapi Puan Maharani dengan cara yang berbeda.

“Ketika Puan masih menjadi oposisi di era SBY, dia tanggapi dengan tetesan air mata menolak BBM,” jelas Jamiluddin Ritonga, Minggu (3/4/2022).

Namun, sejak Puan Maharani menjadi pendukung pemerintah, tak ada lagi air mata yang jatuh saat pengumuman kenaikan BBM.

Baca juga:  Mudah! Cek 5 Tips dan Trik Pemakaian WhatsApp Web

“Bahkan, Puan dengan gampangnya mengaminkan kenaikan BBM,” tegas Jamiluddin Ritonga.

Oleh karena itu, dosen Universitas Esa Unggul menyebut perbedaan sikap Puan Maharani wajar mendapat kritik pedas dari masyarakat.

Pasalnya, Jamiluddin Ritonga menilai air mata Puan Maharani saat itu bukan karena pedih melihat rakyat makin susah, tapi karena kenaikan BBM.

“Air mata Puan akhirnya dimaknai masyarakat hanya untuk kepentingan politik,” jelas Jamiluddin Ritonga.

Menurut Jamiluddin Ritonga, wajar masyarakat merasa kecewa atas perbedaan sikap Puan Maharani tersebut.

“Puan dinilai bukan memperjuangkan masyarakat, tapi air matanya hanya pencitraan semata,” kata Jamiluddin Ritonga.
Sumber: teropongmetro