Teks Observasi Kelas 10

Sumber : infobatik.com

Apakah kamu sering mengamati hal-hal yang ada di sekitarmu? Saat kamu sedang mengamati benda, peristiwa sosial, ataupun fenomena alam di sekitarmu itu sama halnya tengah mengamati observasi, lho. Nah, agar kamu lebih paham lagi tentang observasi, yuk kita ulas bersama tentang materi teks observasi kelas 10. Simak penjelasan di bawah ini, ya !

1. Pengertian Teks Observasi

Apa sih observasi itu? Secara umum, observasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengamati objek secara rinci dan detail. Dalam observasi, objeknya tidak terbatas pada benda saja, melainkan bisa juga berupa hal yang abstrak atau sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan mata tapi bisa dirasakan keberadaannya. Berdasarkan pengertian mengenai observasi di atas, maka teks observasi dapat diartikan sebagai teks yang memberikan informasi secara rinci dan detail tentang suatu objek berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan secara langsung.

2. Tujuan Teks Observasi

Setelah mengetahui pengertian mengenai teks observasi, tentunya kamu juga perlu tahu dong tujuan disusunnya teks observasi. Nah, tujuan disusunnya teks observasi adalah untuk menyajikan informasi kepada pembaca tentang sebuah kasus, fenomena atau tragedi berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Selain untuk menyampaikan informasi kepada pembaca, penyusunan teks observasi juga bertujuan sebagai media yang berisi himbauan-himbauan tentang sesuatu yang positif. Misalnya laporan hasil observasi kesehatan yang berisi tentang kebiasaan masyarakat dalam mencuci tangan sebelum makan. Maka informasi  yang disajikan dalam teks observasi mengandung ajakan agar masyarakat lebih menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.

Baca juga:  Apa Rumus Luas Persegi? Cek Cara Menghitungnya Paling Cepat Disini
Sumber : sentralsoal.com

3. Sifat atau Ciri-ciri Teks Observasi

Berikut ini adalah ciri-ciri atau sifat yang melekat dalam teks observasi yang menjadi pembeda dengan teks biasa :

a. Faktual

Teks observasi harus disusun berdasarkan fakta dan keadaan yang sesuai di lapangan. Artinya, hal-hal yang tertuang dalam teks observasi adalah apa yang dilihat dan diamati selama di lapangan.

b. Objektif

Teks observasi harus berdasarkan hasil pengamatan objek di lapangan dan tidak menunjukkan pandangan pribadi dari penulis atau penyusun. Selain itu, dalam teks observasi ini tidak boleh menunjukkan adanya keberpihakan pada sesuatu.

c. Umum

Topik pembahasan dalam teks observasi harus bersifat umum, artinya isi dari laporan adalah sesuatu yang sudah diketahui oleh masyarakat luas.

Baca juga:  Sangat Menarik, Review Program PAUD Online Alta School

d. Spesifik

Teks observasi yang menunjukkan hasil pengamatan harus berfokus pada satu masalah atau pembahasan tanpa adanya tambahan yang tidak berkaitan dengan pokok pembahasan.

4. Struktur Teks Observasi

Sama halnya dengan jenis teks lainnya, teks observasi juga memiliki struktur penyusunan. Adapun struktur penyusunan teks observasi adalah :

a. Definisi Umum

Pada bagian ini, teks observasi harus memiliki gambaran umum yang berisi objek observasi, waktu observasi, lokasi observasi serta informasi umum lainnya.

b. Isi atau Pembahasan

Bagian ini berisi tentang inti dari hasil observasi yang telah dilakukan. Pada bagian ini, penulis dapat menyertakan klasifikasi yang bersifat teknis dan deskripsi yang menjelaskan masalah secara lebih spesifik. Selain itu, kamu juga bisa menggambar tampilan dari objek yang sedang kamu amati.

c. Deskripsi Manfaat

Bagian ini merupakan bagian penutup dalam teks observasi. Kamu dapat menjelaskan tentang manfaat yang diperoleh dari penyusunan teks observasi ini, misalnya dapat menjadi masukan bagi pemerintah atau dinas terkait agar segera mengatasi masalah yang terjadi. 

Baca juga:  Contoh Soal Massa Jenis dalam Pelajaran Fisika

5. Contoh Teks Observasi

Beruang madu adalah jenis beruang terkecil di antara delapan jenis beruang yang terdapat di dunia. Tinggi tubuhnya hanya berkisar di angka 140 cm, dengan tinggi punggung 70 cm dan bobot antara 50 hingga 65 kg. Bulu yang cenderung pendek namun berkilau terlihat menutupi seluruh tubuh beruang madu kecuali telapak kaki. Terdapat ciri yang sangat khas pada tubuh beruang madu yaitu tanda berwarna jingga yang berada tepat di bawah leher. Beruang madu hidup di pepohonan. Mereka dapat bergerak dengan kecepatan 48 km/jam dan memiliki tenaga yang amat kuat. Karena tergolong mamalia, betina-betina beruang madu menyusui bayi mereka setelah beranak. Hewan ini tergolong pemakan segala. Mereka tidak hanya mengkonsumsi madu sesuai namanya, tapi juga beragam buah dan tumbuhan dalam hutan hujan tropis, termasuk pula tumbuhan jenis palem.

Nah, itulah penjelasan mengenai materi teks observasi kelas 10 yang bisa kamu jadikan referensi. Nah, gimana? Apakah sekarang kamu sudah punya objek yang akan diobservasi?

Sumber Tulisan :

https://pahamify.com/blog/materi-laporan-hasil-observasi-kelas-10/