Simak Saran Polisi Bagi Korban Indra Kenz dan Doni Salmanan Agar Uang dapat Kembali

Sumber: tribunnews

Semakin hari usai terbongkarnya kasus Indra Kenz dan Doni Salmanan, korban dari binary option tersebut semakin bertambah. Total terdapat 14 korban yang telah melapor kepada pihak kepolisian atas kasus Binomo yang menjerat Indra Kenz itu. Sementara itu, total kerugiannya mencapai lebih dari 25 miliar.

Sedangkan dari afiliator Quotex Doni Salmanan terdapat dua pelapor dengan nominal kerugian yang belum diungkap. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini.

Melihat fakta tersebut, diduga kemungkinan jumlah korban pun dapat terus bertambah. Menanggapi fenomena tersebut, pihak kepolisian menyarankan para korban binari option agar membentuk sebuah paguyuban. Hal tersebut disarankan agar uang mereka bisa kembali dan tidak ikut tersita oleh negara.

Baca juga:  Beda Usia 20 Tahun, Bos Warteg Viral Usai Nikahi Pegawainya

“Kepada para korban kami sarankan membentuk paguyuban bersama. Jadi jangan mengurus sendiri. Kemudian tunjuk siapa kuasa hukumnya dan menginventarisir investasi yang mereka sudah lakukan,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, saat konferensi pers di kantor PPATK, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).

“Kemudian secara bersama-sama nanti mengajukan kepada pengadilan agar seluruh aset sitaan nanti akan dikembalikan kepada paguyuban yang dibentuk korban-korban investasi bodong ini,” jelas Komjen Agus Andrianto.

“Jadi saya imbau bentuk paguyuban, kemudian diinventarisir asetnya. Jangan sampai ada yang kelewatan karena kalau kelewatan, karena sampai kalau sudah terbagi dan masih ada korban yang belum kebagian kan bisa menjadi masalah belakangan,” tukas Komjen Agus Andrianto.

Baca juga:  Viral Ajak Murid Tari Tradisional di Kelas, Nadiem Puji Guru dari Surabaya

Seperti diketahui, dalam kasus Indra Kenz polisi telah menyita beberapa aset sang afiliator. Totalnya ditaksir ratusan miliar rupiah.

Aset yang disita berupa sejumlah tanah dan bangunan hingga mobil mewah Indra Kenz. Pria yang merupakan youtuber itu juga terancam dimiskinkan oleh polisi karena kasus Binomo.

Indra Kenz dijerat pasal berlapis. Yaitu tindak pidana judi online dan atau penyebarang berita bohong melalui media elektronik dan atau penipuan atau perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang.

Indra Kenz disangkakan melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45 A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

Baca juga:  8 Fakta Menarik Tentang Wibu, Kamu Termasuk yang Mana?

Sedangkan Doni Salmanan baru ditetapkan menjadi tersangka. Polisi masih mendalami kasus yang menjerat Crazy Rich Bandung itu.

Sumber: detikcom