Sejarah Senam Lantai di Dunia dan di Indonesia

Foto oleh Budgeron Bach

Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang melibatkan berbagai gerakan yang memerlukan gerakan fisik yang teratur, kekuatan dan kecepatan. Ada berbagai jenis senam, salah satunya adalah senam lantai. 

Seperti namanya, senam lantai adalah senam yang dilakukan di lantai dengan menggunakan matras atau pengalas. Senam lantai biasa disebut juga sebagai latihan bebas sebab saat melakukannya, seseorang tidak  menggunakan alat apapun. 

Sejarah Senam Lantai di Dunia Secara Singkat

Senam lantai menjadi salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Olahraga ini sudah dilakukan sejak 2799 sebelum masehi oleh para biara di Tiongkok. Mulanya, gerakan senam lantai dikenal sebagai gerakan untuk bela diri dan pengobatan hingga akhirnya dijadikan sebagai salah satu olahraga yang hingga saat ini masih popular. 

Baca juga:  Apa Rumus dari Volume dan Luas Permukaan Balok yang Paling Cepat? Berikut Pembahasan dan Contoh Soalnya

Catatan terkait gerakan senam lantai ini diabadikan dalam kitab warisan kong hu cu dan muridnya, yang ,ama kitab ini memperlihatkan gerakan sederhana yang tujuannya untuk pengobatan.  Selain pendapat bahwa senam lantai pertama kali muncul di China, ada pula yang berpendapat bahwa olahraga ini berasal dari India dan Mesir.  

Sejarah Senam Lantai di Indonesia Secara Singkat

Di Indonesia sendiri, senam lantai sudah ada sejak tahun 1912 silam tepatnya saat Belanda masih menjajah. Senam ini masuk dalam kurikulum sekolah, sehingga masyarakat Indonesia mulai mengenal berbagai gerakan senam lantai. 

Tahun 1916, senam lantai mulai menyebar ke seluruh Indonesia. Tokoh yang dianggap paling berpengaruh dalam menyebarnya senam ini yaitu Dr. H. F Minkema. Kemudian pada tahun 1918 kursus senam lantai mulai didirikan di Malang.  

Baca juga:  Banyak Fitur Menarik, Hasil Review Roboguru Plus Ada Disini

Namun, tahun 1942, semua aktivitas senam terhenti sebab Jepang sebagai Negara penjajah di Indonesia melarang semua kegiatan senam. Hingga setelah merdeka, tepatnya tahun 1963, senam kembali hadir yang ditandai dengan berdirinya organisasi senam, dengan nama PERSANI. Organisasi ini dibentuk oleh tokoh-tokoh olahraga Indonesia. 

Jenis-jenis Senam Lantai

Meskipun gerakan senam lantai memiliki bentuk yang tidak terbatas dan terus mengalami perkembangan, namun terdapat gerakan dasar yang telah muncul sejak zaman dahulu hingga saat ini. Diantara jenis senam lantai yang mungkin sering Anda jumpai, yaitu roll depan dan belakang, kayang, split, salto, handstand, sikap lilin, gulingan, merida, headstand, dan lain sebagainya.

Manfaat Senam Lantai

Senam lantai memiliki berbagai manfaat, sehingga senam ini terus dilakukan sejak zaman dahulu. Ada banyak manfaat senam lantai, salah satunya sebagai berikut ini:

  • Meningkatkan kelenturan badan
  • Menguatkan dan menyehatkan tulang 
  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Mencegah resiko menderita penyakit tertentu. 
Baca juga:  Apa Bedanya SMK Vs SMA?

Itulah sejarah senam lantai, bentuk serta manfaatnya. Semoga bermanfaat dan salam sehat untuk kita semua.