Saingan TikTok dan Reels, YouTube Short Kini Bisa Mulai Dijajal di Indonesia

Sumber: drold.life

Belum lama ini, YouTube meluncurkan fitur video pendek bernma Shorts di India dan Amerika Serikat. Platform tersebut kemudian memperluas pasar ke berbagai negara.

Bisa dibilang fitur Shorts ini adalah pesaing TikTok yang memungkinkan pengguna YouTube mengunggah video pendek bedurasi 15-60 detik dilengkapi dengan musik latar. Hal yag sama pun dapat ditemui pada reels Instagram.

“Kami senang mengumumkan bahwa YouTube Shorts hadir secara global. Kami saat ini menggulirkannya ke pengguna beta di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, di mana YouTube tersedia,” tulis YouTube dalam blog resmi Google Australia.

Dilansir dari kompastekno, Selasa (13/7/2021), segelintir pengguna YouTube di Indonesia sudah bisa menjajal Shorts lewat aplikasi.

Baca juga:  Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Mamuju hingga Palopo, Inilah Penyebabnya Menurut Para Ahli

Beberapa yang terlacak mendapat fitur Shorts adalah pengguna aplikasi YouTube beta versi 16.27.34. Namun ada juga pengguna non-beta versi 16.26.36 yang juga sudah kebagian.

Apabila mendapat fitur Shorts lebih awal, antarmuka (UI) YouTube versi mobile akan berubah. Di sisi bawah layar akan muncul menu “Shorts”, tepatnya berada di tengah antara menu “Home” dan tanda tambah untuk unggah video.

Meng-klik menu “Shorts” akan membawa pengguna mengeksplorasi video Shorts yang sudah terunggah dari berbagai belahan dunia.

Seperti TikTok dan Reels, Shorts juga menggunakan format video vertikal. Pengguna bisa menggulir layar ke atas dan ke bawah untuk menonton lebih banyak video.

Pengguna juga bisa memberikan suka (like), tidak suka (dislike), komentar, atau membagikan video Shorts. Sementara untuk mengunggah video Shorts, dari pantauan KompasTekno belum semua pengguna YouTube bisa melakukannya meskipun sudah mendapat menu Shorts.
Sumber: news.sehatlajsr