Rumus Peluang dan Cara Menghitungnya

Sumber: detiksultra

OMTEOLET – Dalam pelajaran Matematika, salah satu materi yang akan dipelajari adalah peluang. Dalam kehidupan sehari-hari, contoh peluang sangat sering kita jumpai. Bahkan, selain dipelajari dalam ilmu Matematika, peluang juga dipelajari dalam ilmu ekonomi. Lantas, bagaimana rumus peluang?

Apa Itu Peluang?

Peluang merupakan ilmu Matematika yang mempelajari adanya kemungkinan munculnya Sesutu dengan cara perhitungan maupun percobaan. Rumus peluang ini sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh manfaat penting peluang dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika pengambilan keputusan yang tepat, memperirakan apa yang akan terjadi, dan meminimalisir kerugian.

Baca juga:  Moderator Wajib Tahu, Contoh Kalimat Pembuka dan Penutup Presentasi Berikut Ini

Tak hanya itu, dalam ilmu Matematika, peluang juga digunakan dalam ilmu ekonomi, khususnya dalam bidang aktuaria, ilmu psikologi, dan statistika. Sebelum menghiyung rumus peluang, kita perlu mengenal terlebih dahulu mengenai percobaan, ruang sampel, dan kejadian atau peristiwa.

Untuk lebih jelasnya mengenai ketiga hal di atas, akan dijelaskan mengenai percobaan, ruang sampel, dan kejadian atau peristiwa.

Percobaan, Ruang Sampel, dan Kejadian Peluang

Percobaan dalam studi peluang adalah suatu proses yang disertai hasil yang juga bergantung pada kesempatan. Jadi, ketika suatu percobaan dilakukan kembali dengan kondisi yang sama, hasil yang diperoleh tidak selalu sama.

Ruang sampel adalah suatu himpunan dari seluruh hasil yang mungkin terjadi dari suatu percobaan. Ruang sampel ini dalam ilmu peluang dinotasikan dengan S. Sehingga banyaknya elemen ruang sampel dinyatakan dengan n(S).

Baca juga:  3 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Sementara itu, kejadian atau peristiwa adalah himpunan bagian dari ruang sampel yang biasanya dinotasikan dengan huruf kapital, spserti A,B,C,D, dan sebagainya. Dengan begitu banyaknya elemen kejadian A dituliskan dengan n(A), n(B), dan seterusnya.

Rumus Peluang

Dari penjelasan sebelumnya, S adalah ruang sampel dengan banyak elemen adalah n(S) dan A adalah suatu kejadian dengan banyak elemen = n(A), maka peluang kejadian A ditulis dengan notasi P(A).

Dengan begitu, rumus peluang dituliskan menjadi sebagai berikut.

P(A) = n(A)/n(S)

Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh soal dan pembahasan berikut.

Contoh Soal dan Pembahasan

Nisa melakukan percobaan dengan melempar sebuah dadu. Tentukan:
a. Peluang muncul mata dadu angka ganjil,
b. Peluang muncul mata dadu dengan angka kurang dari 6.

Baca juga:  7 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja

Jawab:

Diketahui:

ruang sampel pelemparan sebuah dadu S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} sehingga n(S) = 6.

a. Misal A adalah kejadian muncul mata dadu berangka ganjil, maka
= A = {1, 3, 5}
= n(A) = 3
= P(A) = n(A)/n(S)
= P(A) = 3/6 = 1/2

b. Misal B adalah kejadian muncul mata dadu berangka kurang dari 6, maka
= B = {1, 2, 3, 4, 5}
= n(B) = 5
= P(B) = n(B)/n(S)
= P(B) = 5/6

Demikian penjelasan mengenai rumus peluang. Selanjutnya, lebih banyaklah berlatih soal agar lebih menguasainya.