Rumus Energi Potensial, Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Sumber: bidikutama

OMTELOLET – Sebelum memahami rumus energi potensial, coba renungkan, apa yang menyebabkan suatu benda atau mesin bergerak? Jawabannya adalah karena adanya energi. Sementara itu, dalam ilmu fisika, energi sendiri dibedakan menjadi tiga, yaitu energi potensial, kinetic, dan mekanik.

Apa Itu Energi Potensial

Suatu energi yang dimiliki oleh suatu benda karena kedudukan atau posisi benda tersebut dinamakan dengan energi potensial. Biasanya energi potensial ini juga disebut dengan energi diam. Sebab, benda tetap memiliki energi meski dalam keadaan diam.

Nah, jika benda diam tersebut kemudian bergerak, maka yang tadinya energi potensial berubah menjadi energi gerak. Untuk dapat memahaminya, coba kita aplikasikan pada sebuah contoh.

Baca juga:  Kuliah Gratis, Simak Daftar Beasiswa S1 Tahun 2022 Ini

Misalnya, terdapat ketika seseotang menarik tali busur panah, lalu menahannya beberapa saat, maka saat itu tali busur mendapat energi potensial. Namun, jika tali tersebut telah dilepaskan, anak panah akan melesat. Melesatnya anak panah tersebut adalah akibat dari usaha yang dilakukan oleh tali busur.

Selain itu, contoh lain adalah lekukan kelapa yang jatuh di atas permukaan tanah, menunjukkan adanya energi potensial yang dimiliki kelapa akibat jatuh dari pohonnya. Itulah contoh sederhana adanya energi potensial.

Jenis dan Rumus Energi Potensial

Sebelumnya, perlu diketahui, energi potensial dibagi ke dalam beberapa jenis untuk emnentukan rumus energi potensial. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Rumus Energi Potensial Gravitasi

Benda yang jatuh dari ketinggian akan menimpa tanah, tidak mungkin melayang di udara. Nah, perubahan kedudukan benda itu disebut sebagai energi potensial. Sebab, pergerakannya itu dipengaruhi oleh gravitasi bumi. Itulah alasan mengapa semua benda pasti jatuh ke tanah.

Baca juga:  Apa Bedanya SMK Vs SMA?

Rumus: Ep = m.g.h

Keterangan:

Ep = energi potensial (Joule)

m = massa benda (kg)

g = gravitasi bumi (m/s2)

h = ketinggian suatu benda (m)

2. Energi Potensial Listrik

Energi ini dapat terjadi jika sebuah partikel bermuatan bergerak dalam suatu medan listrik. Saat itulah medan listrik akan mengarahkan gaya, lalu melakukan kerja terhadap partikel tersebut. Inilah yang disebut dengan energi potensial listrik.

Rumus: Ep = k (Q.q / r)

Keterangan:
Ep : energi potensial (Joule)
k : konstanta Coulomb (9×10^9 N.m2/C2)
Q : muatan sumber atau muatan listrik yang menimbulkan medan listrik (Coulomb)
q : muatan uji atau muatan listrik yang mengalami perpindahan dalam medan listrik (Coulomb)
r : jarak muatan dari q ke Q (m)

3. Rumus Energi Potensial Elastis

Baca juga:  Apa Itu Teks Anekdot? Ini Pengertian, Ciri, dan Strukturnya

Energi potensial elastis atau pegas adalah energi yang diperlukan untuk menekan atau meregangkan pegas. Contohnya pada tali busur yang ditarik. Energi potensial elastis ini dimiliki oleh benda-benda elastis, seperti karet, bola karet, pegas, dan lain-lain.

Rumus: Ep = ½ k.x2

Keterangan:
Ep : energi potensial (Joule)
k : konstanta Coulomb (9×10^9 N.m2/C2)
x : perubahan posisi (m)

Itulah penjelasan mengenai rumus energi potensial, pengertian hingga contohnya. Semoga bermanfaat!