Proses Terjadinya Gunung Berapi, Ini Penjelasannya

Sumber: kompas.com

OMTELOLET – Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki beragam jenis gunung, salah satunya adalah gunung berapi atau gunung aktif. Meski begitu, tak banyak yang mengetahui proses terjadinya gunung berapi yang ada di bumi. Nah, berikut ini akan dijelaskan bagaimana proses terbentuknya gunung berapi.

Seperti yang banyak diketahui, gunung berapi atau yang seringkali disebut sebagai gunung aktif, memang memiliki aktivitas di dalam perut bumi. Hasil dari aktivitas tersebut kemudian bias akita lihat sebagai gunung meletus. Lantas, mengapa aktivitas gunung Merapi itu bisa terjadi?

Begini Tahapan Proses Terjadinya Gunung Berapi

Menurut para ahli, gunung berapi terjadi karena adanya dua lempeng bumi yang bertambarakan. Di mana salah satu lempeng yang bertabrakan tersebut kemudian memiliki massa jenis yang lebih besar. Hal itu membuat lempeng yang memiliki massa jenis lebih kecil menjadi menekuk ke bawah.

Baca juga:  Mengapa Api Sangat Penting dalam Kehidupan Manusia

Nah, pada saat lempeng tersebut menekuk ke bawah maka akan terbawa oleh satu lempeng yang lainnya. Proses tersebut terjadi ketika terjadi pergerakan lempeng bumi. Maka, batuan pada lempeng yang menekuk ke bawah tadi akan melebur menjadi magma yang ada di dalam perut gunung.

Peleburan magma tersebut kemudian akan naik menuju permukaan, karena adanya perbedaan massa jenis dengan batuan di sekitarnya. Lantas, apa yang dihasilkan dari adanya pergerakan magma tersebut?

Hasil dari Lempeng Bumi yang Bertabrakan

Terjadinya tabrakan antara dua lempeng bumi yang berbeda massa jenis tersebut biasanya tidak hanya menghasilkan satu gunung berapi, melainkan beberapa gunung berapi sekaligus. Hal itulah yang kemudian kita sebut sebagai Kawasan cincin api.

Baca juga:  Mau Kerja yang Gajinya Tinggi? Yuk, Kenalan dengan Jurusan Manajemen dan Pilihan Kampus Terbaik

Indonesia sendiri termasuk ke dalam Kawasan cincin api Pasifik. Sebab, terdapat lebih dari 100 gunung aktif dan pasif di Indonesia. Akibat dari banyaknya gunung berapi di Indonesia, maka kita seringkali dihadapkan pada bencana alam seperti gunung meletus.

Namun, terjadinya gunung meletus tidak sepenuhnya merugikan bagi masyarakat, melainkan terjadi manfaat besar setelah terjadinya letusan gunung berapi tersebut. Pasalnya, abu vulkanik yang dihasilkan dapat menyuburkan tanah di sekitarnya.

Oleh karena itu, ketika aktivitas gunung berapi ini sudah mulai terasa, maka sebaiknya masyarakat melakukan antisipasi untuk meminimalisir adanya korban jiwa dari adanya aktivitas gunung berapi tersebut.

Nah, demikian uraian mengenai proses terjadinya gunung berapi yang bisa kamu ketahui secara singkat. Semoga uraian ini bisa membantu kamu menjawab pertanyaan tersebut.