Proses Gerhana Bulan Total, Begini Penjelasannya

Sumber: kompas.com

OMTELOLET – Gerhana bulan total merupakan salah satu fenomena alam yang jarang terjadi. Peristiwa ini terajadi ketika seluruh penampang bulan tertutup oleh bayanag bumi. Gerhana bulan total terakhir terjadi pada tanggan 15-16 Mei 2022. Lantas, bagaimana sebenarnya proses gerhana bulan total itu terjadi?

Gerhana bulan toral terjadi ketika seluruh bayangan umbra bumi jatuh menutupi bulan. Sehingga, matahari, bumi, dan bulan dapat dikatakan berada pada satu garis lurus. Adapun proses lengkapnya akan diuraikan pada artikel berikut ini agar kamu dapat memahaminya.

Proses Gerhana Bulan Total yang Harus Kamu Tahu

Jadi, proses terjadinya gerhana bulan diawali dengan adanya posisi bulan yang berada di sisi berlawanan dengan sisi bumi yang mengalami siang hari. Sinar matahari kemudian akan menempuh lintasan yang lebih panjang dibandingkan dari sisi bumi yang saat itu mengalami siang hari.

Baca juga:  Bagaimana Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap?

Selanjutnya, sinar matahari yang sampai ke bulan akan dibiaskan ke panjang gelombang yang lebih panjang dalam spektrum cahaya tampah, yaitu spektrum merah.

Oleh karena itu, gerhana bulan total cenderung memiliki warna kemerahan, karena adanya efek pembiasan Rayleigh, yaitu pembiasan sinar matahari secara selektif oleh atmosfer bumi.

Namun, gerhana bulan total juga dapat berwarna jingga kemerahan ketika terdapat debu dan kualitas udara yang buruk di lokasi pengamatan.

Keindahan Gerhana Bulan Total

Seperti yang telah diketahui, bulan bergerak dalam orbit mengelilingi bumi. Nah, pada saat yang sama, bumi juga merorbit matahari. Karena itu, ada masanya ketika bumi berada di antara bulan dan matahari. Ketika itulah bumi menghalangi sinar matahari untuk sampai ke bulan.

Baca juga:  Mengintip Fasilitas English Academy Center, Auto Betah!

Gerhana bulan sendiri hanya berlangsung selama beberapa jam saja. Setidanya, dua gerhana bulan akan terjadi setiap tahunnya, akan tetapi gerhana bulan total sangat jarang terjadi.

Bulan bisa berubah warna menjadi merah selama mengalami gerhana. Fenomena itu dapat dilihat secara langsung tanpa menggunakan alat tertentu. Namun, jika dilihat menggunakan alat khusus seperti teleskop maka tampilan gerhana bulan akan tampak lebih detail dan indah.

Warna merah yang dimunculkan ketika gerhana bulan total akan tampak indah dan memancarkan nuansa magis. Hal itulah yang membuat masyarakat ramai-ramai menyaksikan gerhana bulan total ini. Nah, begitulah proses gerhana bulan total yang bisa kamu ketahui, semoga bermanfaat.