Proses Ekskresi pada Ginjal, Biologi Kelas 8

Sumber: kelaspintar.id

OMTELOLET – Ginjal memiliki banyak fungsi di dalam tubuh manusia. Selain bertugas untuk menyaring darah, mengendalikan keseimbangan cairan, dan menjaga elektrolit tubuh, ginjal juga memiliki peran penting dalam sistem ekskresi manusia. Lantas, bagaimana proses ekskresi pada ginjal?

Dalam sistem ekskresi, ginjal berperan dalam proses pengeluaran zat-zat sisa metabolism yang sudah tidak lagi digunakan oleh tubuh. Sementara itu, dalam proses ini, ginjal akan menjalankan tiga tahapan berikut sebelum akhirnya sampai pada pembuangan.

Fungsi Ginjal dalam Sistem Ekskresi Manusia

Ginjal memiliki tugas untuk menyaring darah yang masuk ke wilayahnya. Setelah melalui proses penyaringan (filtrasi), darah akan dialirkan kembali ke seluruh tubuh oleh pembuluh darah pada ginjal. Sementara itu, zat-zat limbah yang telah tersaring akan diolah kembali oleh ginjal.

Baca juga:  Inilah 27 Jurusan Kuliah untuk Anak IPA yang Peluang Kerjanya Besar, Mana Pilihan Kamu?

Di mana zat-zat sisa tersebut kemudian akan dibuang melalui urine yang dikumpulkan di panggul ginjal (renal pelvis). Sehingga, ureter akan memindahkan urine tersebut ke kandung kemih sebelum dikeluarkan.

Untuk memahami lebih detail proses ekskresi yang terjadi di dalam ginjal, sebaiknya kamu perhatikan uraian berikut.

Tahapan Proses Ekskresi pada Ginjal

Sebagai alat ekskresi, setidaknya ginjal akan menjalani tiga tahapan, yakni filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi. Berikut ini akan dijelaskan mengenai masing-masing tahapan tersebut terjadi pada ginjal.

  1. Filtrasi (Penyaringan)

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada proses filtrasi ini, ginjal akan melakukan penyaringan terhadap darah yang masuk ke dalam wilayahnya. Cairan yang disaring dalam proses filtrasi ini berupa urine primer.

Baca juga:  Menghitung Rincian Biaya SMK Multimedia, Ini Perkiraan Jumlahnya

Urine primer sendiri merupakan cairan yang mengandung air, glukosa, dan asam amino. Dengan begitu, urine primer sudah tidak mengandung protein dan darah. Sebab, telah dialirkan kembali ke seluruh tubuh setelah melalui tahap penyaringan ini.

  1. Reabsorbsi (Penyaringan Kembali)

Tak cukup melakukan penyaringan para tahap filtrasi, ginjal kemudian melakukan penyaringan kembali yang akan berlangsung di bagian ginjal yang bernama Tubulus Kontortus Proksimal. Di bagian ini, zat-zat yang masih dibutuhkan pada urine primer akan diserap kembali.

Setelah melalui tahap ini, urine primer tadi akan menjadi urine sekunder. Sehingga, cairan urine tersebut siap untuk menjalani tahap selanjutnya, yakni augmentasi.

  1. Augmentasi (Pengumpulan)

Setelah melalui beberapa tahap penyaringan di atas, selanjutnya urine sekunder akan dikumpulkan oleh bagian Tubulus Kontortus Distal. Pada tahap pengumpulan ini, cairan yang dihasilkan adalah urine yang sesungguhnya.

Baca juga:  Jurusan DKV Bisa Jadi Apa? Cek Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya yang Dijamin Seru

Nah, demikian uraian mengenai proses ekskresi pada ginjal yang bisa kamu ketahui. Semoga uraian ini bisa membantu kamu menjawab pertanyaan terkait sistem ekskresi.