Presiden Jokowi Larang Menterinya Singgung Penundaan Pemilu

Sumber: dw.com

OMTELOLET – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan tegas melarang menterinya bicara terkait penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden. Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna, Selasa (5/04), yang ditayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/04) kemarin.

Dalam sidang tersebut, Jokowi menyoroti kinerja menterinya dan menyinggung mereka lantaran tak sensitif terhadap kesulitan rakyat. Sikap Jokowi ini dinilai sebagai sinyal tamatnya isu pperpanjangan jabatan presiden.

Mulanya, Presiden Jokowi menegur para menterinya untuk sensitif terhadap kesulitan yang dihadapai rakyat. Ia meminta agar mereka memiliki empati terhadap masyarakat.

“Jelaskan situasi global yang sedang sangat sulit, sampaikan dengan bahasa rakyat dan langkah-langkah yang sudah diambil pemerintah itu apa dalam menghadapi krisis dan inflasi,” kata Jokowi.

Baca juga:  Tagar #JusticeforJustin Trending Topik di Twitter, Ini Kronologi Pengeroyokan Justin

Di akhir arahannya, Jokowi meminta para menteri tidak membuat polemik di masyarakat. Larangan itu termasuk soal polemik penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan yang kita hadapi,” kata Jokowi.

“Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Ndak,” tegasnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, wacana penundaan pemilu hingga perpanjangan masa jabatan presiden memang berulang kali mengemuka. Ada pula menteri yang berkomentar. Presiden Jokowi sendiri sudah menegaskan dia taat konstitusi terkait wacana ini.
Sumber: dw.com