Padi Banyak Dibudidayakan di Dataran Rendah Mengapa?

Sumber: money.kompas

OMTELOLET – Seperti yang telah kita ketahui bersama, padi merupakan salah satu sumber bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Tanaman ini merupakan penghasil beras atau nasi yang kita makan sehari-hari. Tanaman padi banyak dibudidayakan di dataran rendah dan tempat terbuka. Mengapa demikian?

Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa tanaman padi tersebar di berbagai daerah di Indonesia, baik itu di Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa tanaman padi seringkali ditanam di dataran rendah dan di tempat terbuka?

Alasan Tanaman Padi Banyak Dibudidayakan di Dataran Rendah

Menurut Setijati D. Sastrapradja dalam buku Perjalanan Panjang Tanaman Indonesia (2012), jenis padi pada umumnya ditanam di sawah yang mulanya digenangi air. Meski begitu, ada pula tanaman padi yang ditanam di lahan kering.

Baca juga:  Keren! Inilah 5 Universitas dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2022

Jadi, tanaman padi ini bisa tumbuh pada daerah panas dengan curah hujan yang tinggi. Dengan begitu, dataran rendah yang memiliki nilai lebih dalam hal perairan atau irigasi tentu lebih baik untuk membudidayakan padi.

Dataran rendah juga memiliki suhu yang lebih stabil dengan kehangatan yang cukup. Dengan begitu, sinar matahari pun bisa mlangsung mengenai tanaman padi dengan maksimal karena jarang terdapat pepohonan tinggi di dataran rendah.

Dengan begitu, padi akan dapat tumbuh dengan maksimal. Selain itu, tanah pada dataran rendah juga lebih kaya akan bahan organik. Sehingga memiliki tingkat kesuburan yang lebih tinggi.

Sementara itu, kelemahan dataran tinggi untuk tanaman padi adalah sulitnya irigasi juga jenis tanah yang berpasir tentu minim akan kandungan organik. Tak hanya itu, dataran tinggi memiliki bnyak pohon besar yang dapat menghalangi pencahayaan, suhi yang dingin dan akses transportasi yang cenderung lebih sulit.

Baca juga:  Proses Pembuatan Tape Ketan, Begini Cara Mudahnya

Pembudidayaan Tanaman Padi

Dari tanaman padi, kita tak hanya menghasilkan beras, akan tetapi banyak bagian dari padi ini yang juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya. Di mana keika buah padi sudah menguning, maka buah-buah yang kering tersebut dirontokkan menjadi biji-biji terpisah.

Biji-biji tersebut kemudian akan dipisahkan dari kulitnya. Dari buah padi tersebut kemudian akan diperoleh beras, sekam, dedek, dan bekatul. Bukan hanya beras yang bermanfaat bagi manusia, akan tetapi juga bagian-bagian lainnya.

Misalnya, sekam akan dipergunakan untuk media tanaman dalam pot, dedek berguna bagi pakan ayam atau ikan, sementara itu, bekatul bisa digunakan untuk sumplemen pangan.

Nah, itulah uraian mengenai alasan tanaman padi banyak dibudidayakan di dataran rendah dan tempat terbuka. Semoga uraian ini bisa membantu kamu menjawab pertanyaan tersebut.