Ogive Diagram itu Mudah Dipelajari kok, Simak Artikel ini!

Mempelajari Ogive diagram sebenarnya tidaklah begitu sulit, asalkan kita tekun mempelajarinya secara bertahap. Melalui artikel ini akan dijelaskan mengenai definisi dan konsep dasar ogive diagram, beserta cara membuatnya.

Ogive adalah grafik yang dirancang dengan mendasarkan pada data yang sudah disusun dalam format tabel distribusi frekuensi kumulatif. Singkat kata, Ogive memang merupakan kurva frekuensi kumulatif yang telah disusun secara rapi.

Data yang telah tersusun dalam Ogive pada umumnya memang disebut sebagai tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari, sedangkan grafiknya berupa Ogive positif. Lain halnya dengan data yang tersusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif lebih dari, memiliki grafik berjenis Ogive negatif,

Pola dan cara penyusunan suatu data dapat dilakukan kedalam berbagai bentuk dalam memenuhi fungsinya, yakni untuk kebutuhan penyajian data. Sedangkan bentuk dari penyajian data sendiri dapat berupa Poligon, Histogram, Tabel, serta Ogive.

Baca juga:  Mempelajari Kelipatan Persekutuan itu Mudah kok!

Penyajian data menggunakan Ogive dapat dilasifikasikan menjadi dua jenis, pertama yakni Ogive Positif dan kedua, yakni Ogive negatif. Pola penyajian data dalam bentuk Ogive sendiri memang disusun dalam format tabel distribusi frekuensi kumulatif dengan sebutan grafik frekuensi meningkat.

Sumber gambar : tugassains.com

Penyebutan itu dikarenakan pola penyusunannya yang dilakukan dengan cara menjumlahkan frekuensi pada seluruh kelas. Terdapat juga Ogive yang berbentuk Poligon, sehingga, Ogive jenis tersebut juga kerap disebut sebagai poligon distribusi frekuensi kumulatif.

Cara Membuat Ogive Positif

Agar lebih mudah dipahami, cara pembuatan Ogive akan langsung dicontohkan pada sebuah contoh kasus sebuah data nilai pada 5 kelas.

Diketahui bahwa kelas A memiliki rataan nilai 71-75 sebanyak 2 orang, kelas B memiliki rataan nilai 76-80 sebanyak 4 orang, kelas C memiliki rataan nilai 81-85 sebanyak 12 orang, sedangkan kelas D memiliki rataan nilai sebanyak 86-90 sebanyak 13 orang, dan yang terakhir yakni kelas E memiliki rataan nilai 91-95 sebanyak 6 orang.

Baca juga:  Yuk Belajar Contoh Soal Persamaan Linier Satu Variabel!
RentangFrekuensi
71-752
76-804
81-8512
86-9013
91-956

 

Pertama, harus menentukan batas pada setiap kelas dengan cara menambahkan 0,5 pada setiap kelas. Jika pada kelas pertama memiliki nilai tertinggi 75, maka akan menjadi 75,5. Lalu,mencari  nilai frekuensi kumulatif kurang dari menjumlahkan frekuensi masing-masing kelas dengan frekuensi seluruh kelas yang ada diatasnya.

Semisal, kelas C (81-85) memiliki frekuensi 12, maka harus dijumlah dengan frekuensi kelas diatasnya yakni kelas A dan B, sehingga 12 + 4 + 2 = 18.

Kemudian membuat bidang kartesius dengan muatan nilai di sumbu X dan frekuensi di sumbu Y.

Sumber gambar : Sumber gambar ; idschool.net

Kemudian, menjumlahkan setiap data kelas sesuai nilai batas kelas dan juga frekuensi kurang darinya hingga menjadi seperti gambar dibawah ini ;

Baca juga:  Kupas Tuntas Kesamaan Matriks, Mudah!
Sumber gambar : Sumber gambar ; idschool.net

Terakhir, hubungkan setiap tiitk hingga membentuk sebuah kurva yang membentuk Ogive positif ;

Sumber gambar : Sumber gambar ; idschool.net

Cara Membuat Ogive Negatif

Hampir sama dengan membuat Ogive positif, perbedaannya terletak pada batas kelas dan frekuensi kumulatif lebih dari.

Sumber gambar : idschool.net

Kemudian, tinggal melakukan penyesuaian data dari batas kelas dan juga frekuensi kumulatif serta membentuk kurva seperti contoh gambar dibawah ini ;

Sumber gambar : idschool.net

Jadi, begitulah penjelasan panjang mengenai Ogive Diagram beserta bagaimana cara membuat Ogive Positif dan juga Ogive Negatif.

Sumber artikel ; https://idschool.net/sma/cara-membuat-ogive-positif-dan-negatif/