Minggu Ketiga Invasi, Meski Ribuan Orang Tewas, Rusia Bantah Tuduhan Genosida

Sumber: mediasulsel

Tanpa satu pun tujuan yang dikehendaki oleh Moskow itu tercapai, Invasi Runia terhadap Ukraina telah menewaskan ribuan orang. Invasi tersebut telah memasuki minggu ketiga pada Kamis (10/03) kemarin.

Hingga saat ini, telah lebih dari dua juta orang menjadi pengungsi dan ribuan orang terpaksa meringkuk di kota-kota yang terkepung di bawah pengeboman yang tanpa henti.

Beberapa waktu lalu, Uraina mengatakan banwa Rusia melakukan ‘genosida’ dengan mengebom sebuah rumah sakit anak-anak di Kota Mariupol. Namun, Rusia mengaku bahwa laporan tersebut merupakan hoax. SSebab, bangunan itu adalah bekas rumah sakit bersali yang telah lama diambil alih oleh pasukan.

Tujuan Moskow yang dinyatakan untuk menghancurkan militer Ukraina dan menggulingkan pemerintah terpilih Presiden Volodymyr Zelenskyy yang pro-Barat tetap di luar jangkauan. Posisi Zelenskyy tak tergoyahkan dan bantuan militer Barat mengalir melintasi perbatasan Polandia dan Rumania.

Baca juga:  Jessica Iskandar Minta Doa Jelang Lahirkan Anak Kedua

Kementerian Pertahanan Inggris, Kamis (10/3), mengatakan bahwa ketika korban meningkat, Presiden Rusia Vladimir Putin harus menarik seluruh angkatan bersenjata untuk menggantikan kerugian.

Putin mengatakan kemajuan pasukannya di Ukraina berjalan sesuai rencana dan jadwal. Rusia menyebut serangannya sebagai “operasi khusus” untuk melucuti senjata tetangganya dan mengusir para pemimpin yang disebutnya sebagai “neo-Nazi.”

Sanksi yang dipimpin Barat yang dirancang untuk menggoyahkan ekonomi dan pemerintah Rusia dari pasar keuangan internasional juga mulai berpengaruh. Pasar saham Rusia dan nilai rubel anjlok dan orang-orang Rusia memilih menimbun uang tunai.
Sumber: mediasulsel