Mengapa Air Laut Asin? Ini Penjelasannya!

Foto oleh Michael Goyberg dari Pexels

Pernahkah Anda tidak sengaja menelan air laut saat bermain di pantai? atau saat berenang di tepi laut? Anda pasti tahu bahwa air laut memiliki rasa yang asin. Namun, tahukah Anda apa penyebab air laut menjadi asin? Berdasarkan penelitian, air laut mengandung garam rata-rata 3,5 persen. Ini berarti dalam 1 liter (1000 ml) air laut memiliki kandungan sekitar 35 gram garam. Hal inilah yang menyebabkan air laut yang melimpah tidak dapat dikonsumsi oleh manusia.

Menurut para ahli, konsentrasi garam di dalam tubuh manusia hampir seperempat dari yang ada di air laut. Mengkonsumsi air laut dalam jumlah besar akan meningkatkan kadar garam dalam darah. Hal ini dapat membuat kita merasa lebih dehidrasi setelah minum air laut. Oleh sebab itu, minum air laut sangat tidak disarankan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dalam jangka panjang.

Baca juga:  Bagaimana Proses Terjadinya Air? Begini Siklusnya!

Mengapa Air Laut Asin?

Langsung saja kita ke topik utamanya yakni mengapa air laut asin dan dari mana garam-garam ini berasal? Penjelasan sederhana untuk pertanyaan ini adalah bahwa hujan mengikis batuan. Batuan yang terkikis ini akhirnya masuk ke laut dan samudera kita melalui sungai. Proses inilah yang membuat air menjadi asin, yang menghasilkan natrium klorida (garam). Jawaban lainnya dapat dilihat melalui dua sumber utama garam di lautan. Jadi, ada dua sumber utama garam di laut. Ini termasuk:

1.Limpasan dari Daratan

Air hujan menjadi asam karena karbon dioksida yang terlarut dari udara sekitarnya. Setiap kali hujan, batu atau bebatuan terkikis dan terurai secara kimiawi. Hal ini mengakibatkan pelepasan ion-ion yang dibawa oleh aliran sungai dan air sungai, dimana akhirnya ion-ion ini bertemu di lautan. Berbagai macam spesies laut menggunakan ion terlarut ini dan kemudian ion ini dikeluarkan dari air. Yang lain tidak diambil, jadi konsentrasinya meningkat seiring berjalannya waktu.

Baca juga:  Belajar Anti Bosan dengan Fitur ruangbelajar SMA di Ruangguru, Cek Disini!

Klorida dan natrium adalah dua jenis ion yang ada di lautan. Natrium dan klorida bersama-sama membentuk garam dalam air. Kedua ion ini, natrium dan klorida, merupakan bagian utama dari semua ion yang terlarut di laut. Hal ini berkontribusi besar terhadap kandungan garam yang tinggi dalam air laut.

Kombinasi natrium dan klorida disebut table salt. Selain itu, magnesium juga ada dalam air laut. Selain natrium, magnesium adalah mineral yang paling umum ditemukan di lautan. Mineral terlarut seperti natrium, klorida, magnesium, kalsium, brom, dan senyawa kalium diekstraksi dari air laut.

2.Ventilasi di Dasar Laut

Selain limpasan dari daratan, ventilasi hidrotermal atau ventilasi di dasar laut juga menjadi alasan lain mengapa air laut asin. Di lingkungan laut, magma dari inti bumi memanaskan air laut ketika merembes ke dalam celah di dasar. Berbagai reaksi kimia dipicu oleh panas. Logam-logam tersebut terbawa oleh air panas ketika dikeluarkan dari ventilasi di dasar laut. Beberapa garam laut dan cairan hidrotermal juga dibentuk oleh letusan gunung berapi bawah laut yang melepaskan mineral terlarut langsung ke laut.

Baca juga:  Apakah Lulusan SMK Bisa Masuk Kuliah? Cek 7 Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Anak SMK

Nah, itulah penjelasan tentang mengapa air laut asin. Semoga bisa menjawab rasa penasaran Anda yang ingin mengetahui apa penyebab air laut asin.

Sumber:

https://www.kompas.com/

https://bobo.grid.id/read/083239389/mengapa-air-laut-asin-ternyata-3-hal-ini-penyebabnya?page=all