Memahami Arti Placement Test

Foto oleh Jessica Lewis Creative dari Pexels

Saat memasuki tingkat pendidikan tertentu, baik formal maupun non formal, biasanya akan diadakan placement test untuk membantu jalannya proses pembelajaran kedepannya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas seputar arti placement test.

Apa yang Dimaksud Placement Test? 

Placement test atau tes penempatan merupakan sebuah tes yang biasanya diberikan kepada seseorang saat hendak memasuki tingkat pendidikan tertentu. Tes ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kemampuan dan keterampilan seseorang dalam bidang tertentu. Hasil placement test akan dijadikan sebagai patokan untuk menentukan penempatan kelas yang sesuai dengan tingkatannya. 

Baca juga:  Bagaimana Cara Mengembalikan Hutan Seperti Semula

Sebagai contoh, misalnya, saat ingin memasuki sebuah bimbingan belajar untuk mempelajari bahasa, biasanya akan dilakukan placement test. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan dan keterampilan orang tersebut terkait bahasa yang ingin dipelajari. 

Test tersebut dilaksanakan atas dasar kesadaran bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan keterampilan berbeda, sehingga perlu dilakukan tes agar penanganan kedepannya dapat disesuaikan. 

Apa Tujuan Placement Test? 

Dilakukannya placement test bukan tanpa tujuan, tentu ada maksud dan tujuan dibaliknya. Ada beberapa tujuan placement test, salah satunya sebagai berikut ini:

1.Melihat Tingkat dan Kemampuan Siswa

Pelaksanaan placement test bertujuan untuk mengetahui keterampilan siswa, khususnya dalam kegiatan pembelajaran. Dengan mengetahui tingkat kemampuan, siswa tidak akan kesulitan saat proses pembelajaran sebab materi yang diberikan akan didasarkan pada hasil tes. 

Baca juga:  Ruangguru Affiliate, Dapatkan Penghasilan Tambahan dengan Mudah!

2.Memperlihatkan Kesesuaian Keterampilan Siswa dan Fase Perkembangannya

Placement test juga bertujuan untuk melihat kesesuaian keterampilan yang dimiliki siswa dan fase perkembangannya, bukan berpatok pada umur siswa tersebut. Misalnya placement test yang dilaksanakan di sekolah dasar bisa berujung pada kesimpulan bahwa usia 8 tahun atau setara kelas 2 SD mungkin saja memiliki kemampuan lebih sedikit atau lebih banyak dari usia tersebut pada umumnya. 

Dari placement test tersebut, akan ditentukan layak tidaknya siswa tersebut berada di kelas 2 SD. Kemampuan belajar yang biasanya akan menjadi tolak ukur seperti keterampilan menulis, membaca, dan berhitung. Jika siswa tersebut masih kesulitan dalam menjalankan beberapa keterampilan tersebut, maka bisa menjadi penghambat dalam belajar jika tetap dipaksakan ditempatkan dalam tingkatan yang tidak sesuai dengan kemampuannya.

Baca juga:  Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan di Indonesia, Cek Infonya Disini

3.Menjadi Tolak Ukur Penempatan yang Sesuai

Tes ini akan dijadikan tolak ukur penempatan siswa agar materi dan metode pembelajaran dapat disesuaikan. 

Itulah penjelasan singkat mengenai arti placement test mulai dari pengertian dan tujuannya. Jika kamu ingin mengetahui lebih banyak tentang placement test, kamu bisa mencari referensi tambahan lainnya.