Kupas Tuntas Kesamaan Matriks, Mudah!

Konsep Dasar Matriks

Mempelajari materi tentang kesamaan matriks memang terlihat sulit, tapi sebenarnya materi ini cukup mudah untuk dipahami. Asalkan kita sudah terlebih dahulu memahami seperti konsep dasar dari matriks itu sendiri.

Matriks adalah sederet angka yang tersusun berdasarkan pola-pola kolom dan juga baris dengan penempatannya yang berada didalam tanda kurung (). Secara umum, matriks juga dapat dikenali dari ciri penulisannya yang berupa huruf kapital.

Matriks memiliki elemen pengukur yang disebut sebagai Ordo, dikarenakan dalam suatu matriks terdapat kolom beserta baris. Bila sebuah matriks A memiliki J baris, serta memiliki N kolom, maka bisa diketahui bahwa Ordo atau ukuran dari Matriks A tersebut J x N.

Matriks memiliki beberapa jenis, seperti matriks persegi, matriks baris, matriks kolom, matriks diagonal, matriks nol, serta matriks identitas. Namun, kita akan langsung melompati pembahasan jenis matriks  itu.

Baca juga:  Membahas Seputar Gambar Komposisi Simetris Benda

Persamaan Matriks

Selanjutnya, kita melompat ke Trasnpose matriks yang dapat dipahami sebagai suatu matriks yang dihasilkan dari pertukaran antar elemen yang berada pada setiap baris dan juga kolomnya. Artinya, segala elemen yang ada pada baris matriks akan ditukar dengan segala elemen yang ada pada kolom matriks.

Maka, persamaan matriks dapat terjadi apabila dua matriks memiliki besaran ordo yang sama, serta elemen yang ada pada matriks memiliki kesesuaian nama.

Contoh :

B = C jika  =

sumber gambar : jazz.or.id

Konsep Kesamaan Matriks

Konsep kesamaan matriks dapat dipahami melalui contoh matriks berikut ini ;

=

Kedua matriks tersebut dinyatakan sama, maka :

a = p  ; b = q ; c = r

d = s ; e = t ; f = u

g = v ; h = w ; I = X

contoh berikutnya adalah, apabila kita dihadapkan pada dua matriks, apakah matriks berikut ini mengandung persamaan, kondisional atau bahkan salah? berapakah nilai yang membuat pernyataan pada matriks berikut ini menjadi benar?

  1. =
  2. =
  3. =
Baca juga:  Cara Mencari Tinggi Segitiga Secara Efektif

Pembahasan berdasarkan kedua matriks tersebut adalah sebagaimana berikut ini ;

  • Pernyataan matriks pada nomor 1 terbilang salah, hal tersebut dikarenakan bahwa matriks nomor 1 memiliki Ordo yang terbilang sama, yakni 2 x 2 beserta elemen didalammya yang juga sama. Tetapi, kesesuaian elemen yang ada didalamnya tidaklah sama, maka kita bisa memilih elemen yang terletak pada baris pertama dan juga kolom yang pertama. Yakni pada matriks yang terletak pada ruas sebelah kiri, sementara itu matriks yang terletak pada ruas sebelah kanan memiliki elemen -3.
  • Matriks pada nomor dua juga terbilang memiliki pernyataan yang salah, hal itu dikarenakan ordo dari masing-masing matriks tidak memiliki kesamaan. Bisa diketahui bahwa ordo pada matriks yang berada di ruas sebelah kiri yakni 3 x 2, sementara itu, matriks yang berada pada ruas sebelah kanan justru memiliki ordo yang berbeda, yakni 2 x 3.
  • Pernyataan pada matriks bernomor tiga dapat dinyatakan sebagai kondisional, hal itu dilakukan agar pernyataan pada matriks nomor 3 tersebut dapat bernilai benar. Singkatnya, a – 2 = 1 (a = 3), 2b = 4 (b = 2), c = -2. Maka, permyataan pada matriks tersebut dapat menjadi salah bilamana tidak mampu memenuhi salah satu dari yang telah disyaratkan.
Baca juga:  Cara Mudah Mempelajari Persamaan Matriks

Jadi, begitulah pembahasan mengenai kesamaan matriks pada artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

 

Sumber referensi :

https://yos3prens.wordpress.com/2014/12/02/kesamaan-penjumlahan-dan-pengurangan-matriks/

https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-matriks-dalam-matematika-pengertian-jenis-dan-transpose