Jangan panik! Ini Fakta Keputihan Saat Hamil Muda

Sumber : lifepack.id

Hallo para calon ibu dimanapun kalian berada, menjadi seorang ibu tentunya sudah menjadi mimpi bagi setiap wanita di dunia. Menjadi seorang ibu adalah suatu tanggung jawab yang sangat besar juga mulia, karena bertugas untuk melahirkan jabang bayi ke dunia. Tentunya para calon ibu harus memahami apa saja ciri-ciri ketika hamil, salah satunya keputihan saat hamil muda. Hal ini wajar terjadi jika tidak ada efek samping yang mengikuti, untuk lebih lengkapnya simak informasi berikut ini. 

Apa Itu Keputihan

Salah satu sistem reproduksi wanita adalah vagina. Vagina adalah inti dari kesehatan wanita. Oleh karena itu kesehatan vagina akan sangat berpengaruh pada kesehatan seluruh tubuh wanita. Jika kesehatan vagina kurang diperhatikan, maka berbagai gangguan seperti infeksi jamur, penyakit menular seksual, dan iritasi umum lainnya akan berdampak besar pada kesehatan wanita khususnya di masa kehamilan. Jika kebersihan tidak dijaga maka resiko infeksi rahim rentan terjadi ketika bakteri dari vagina berpindah ke rahim. Jika tidak diobati, kondisi ini akan sangat memengaruhi kesehatan plasenta, perkembangan janin, hingga persalinan prematur akibat ketuban pecah dini.

Baca juga:  Mudah Saja Sebenarnya, Begini Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Normal jika sebuah vagina untuk mengeluarkan cairan sepanjang siklus menstruasi, dan lendir serviks adalah salah satu komponen dari keputihan ini.  Lendir serviks berperan penting dalam sistem reproduksi. Jika wanita sedang tidak subur, maka lendir serviks akan menjadi kental dan lengket untuk mencegah infeksi. Sementara saat wanita berovulasi, cairan vagina menjadi lebih berair dan berlimpah, yang memungkinkan sperma lebih mudah berenang dan bertahan hidup.

Sumber : theasianparent.com

Jenis Keputihan 

Namun, tidak semua cairan vagina normal, ada pula jenis cairan vagina yang upnormal dan bisa saja menjadi pertanda terjadinya gangguan kehamilan. Berikut panduan mengenali cairan vagina mana yang tak perlu Mums khawatirkan dan mana yang tidak normal:

 

Jenis Keputihan PenyebabGejala Penyerta
Putih susu dan tanpa bau.Keputihan normalTidak ada
Bertekstur tebal, berwarna putih, terlihat mirip keju cottageInfeksi jamurVagina terasa gatal, terbakar, perih, nyeri, beberapa orang mengeluhkan sakit saat BAK atau bercinta, diikuti dengan vagina kemerahan, bengkak, atau muncul ruam
Berwarna putih, kuning, atau abu-abuInfeksi bakteriBerbau amis, gatal, dan vagina bengkak
Berwarna kuning atau hijau dan bertekstur tebal atau menggumpalPenyakit menular seksual trikomoniasisBerbau busuk
Berwarna cokelat atau bercampur darahPertanda terjadi sesuatu pada kehamilanKram perut bawah
Berwarna merah terangBisa saja menjadi gejala awal keguguranKram perut bawah
Baca juga:  Memposting Anak di Sosmed? Ini Dia Batasan-Batasannya

Dalam kondisi hamil, wanita memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi misalnya seperti keputihan saat hamil muda. Namun keputihan dapat terjadi kapanpun pada saat tidak hamil maupun hamil. Ada beberapa jenis keputihan saat hamil muda yang dapat menimbulkan bahaya bagi ibu hamil. Sementara keputihan yang tidak normal bisa disebabkan karena adanya jamur candida SP atau bacterial vaginosis. Jika ibu hamil mengalami hal ini maka dapat menimbulkan hal buruk seperti berikut ini:

  1. Kelahiran Bayi Prematur
  2. Terjadinya Infeksi Uterus
  3. Resiko Keguguran
  4. Bayi Berisiko Mengalami Infeksi

Langkah-Langkah Pencegahan

Untuk melakukan pencegahan adanya keputihan yang tidak normal selama kehamilan, sebaiknya ibu hamil melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Ketika ibu hamil selesai melakukan olahraga sebaiknya segera ganti pakaian termasuk pakaian dalam.
  2. Hindari penggunaan celana dalam yang ketat, sebaiknya gunakan dari bahan katun supaya dapat mencegah kelembaban dan timbulnya bakteri.
  3. Basuh kemaluan dengan cara yang benar yaitu dari depan ke belakang supaya tidak terjadi penyebaran bakteri.
  4. Mengonsumsi banyak air putih supaya bisa mengeluarkan bakteri dan racun dari tubuh.
  5. buang air kecil dengan teratur.
  6. Mengonsumsi makanan sehat seperti biji-bijian utuh dan karbohidrat kompleks upaya mencegah bakteri berkembang.
  7. Saat melakukan hubungan seks sebaiknya menggunakan kondom (jika pasangan memiliki risiko penyakit seksual).
  8. Hindari menggunakan tisu, pembalut atau sabun yang memiliki aroma menyengat.
Baca juga:  Beberapa Rekomendasi Permainan Tradisional dan Manfaatnya

Nah itulah penjelasan singkat tentang keputihan saat hamil muda, para calon ibu wajib untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memantau kesehatan ibu dan janin sampai saat tiba waktunya si bayi untuk dilahirkan, semoga informasi ini bermanfaat yaa.

Sumber : 

  1. https://www.guesehat.com/keputihan-saat-hamil-muda-pertanda-apa-ya
  2. https://lifepack.id/keputihan-saat-hamil-muda-bisa-menimbulkan-4-hal-buruk/