Jadi Syarat Jual Beli Tanah Hingga SIM, Simak Cara Mudah Daftar BPJS Kesehatan Secara Online

Baru-baru ini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan aturan baru bahwa BPJS Kesehatan sebagai syarat wajib yang harus dimiliki untuk melakukan jual beli tanah hingga pembuatan SIM. Yuk simak cara untuk mendaftar BPJS secara online berikut ini.

Tentang BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang JKN, kepesertaan dalam BPJS Kesehatan adalah wajib.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Indonesia wajib menjadi peserta BPJS.

Masyarakat dapat mendaftar BPJS Kesehatan secara online dengan memerlukan HP, nomor rekening, dan juga identitas KK beserta KTP.

Berikut syarat dan cara daftar BPJS Kesehatan yang dikutip dari laman BPJS Kesehatan.

Baca juga:  Heboh! Pendata Saifuddin Sebut Puasa Ramadan Ngaco, Netizen: The Next Ade Armando Ini Mah

Syarat Pendaftaran BPJS Kesehatan

  1. Fotokopi Kartu Keluarga
  2. Fotokopi halaman pertama buku tabungan BNI/ BRI, Mandiri, BNI, BTN, BCA, Bank Jateng dan Bank Panin (dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/ anggota keluarga dalam Kartu Keluarga/ penanggung).
  3. Formulir surat kuasa autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp10.000,00 (Sepuluh Ribu Rupiah) yang ditanda tangani pemilik rekening yang bersangkutan.

Surat kuasa wajib ditanda tangani oleh pemilik rekening walaupun calon peserta yang mendaftar bukan pemilik rekening.

  1. Fotokopi paspor dan surat izin kerja yang diterbitkan instansi berwenang bagi Warga Negara Asing.

Calon peserta dapat melakukan pembayaran iuran pertama dalam waktu paling cepat 14 hari atau paling lambat 30 hari setelah pendaftaran.

Baca juga:  Dea OnlyFans Tidak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Cara Daftar BPJS Kesehatan Secara Online

  1. Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN di Appstore atau Google Play Store.
  2. Siapkan kelengkapan data: Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga dan Nomor Rekening Bank.
  3. Pilih menu Daftar di aplikasi JKN
  4. Lalu, klik Pendaftaran Peserta Baru.
  5. Baca syarat dan ketentuan pendaftaran kemudian pilih persetujuan ‘saya setuju’ untuk mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
  6. Klik Selanjutnya
  7. Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode Captcha lalu klik “Cari”.
  8. Data Bapak/Ibu akan muncul sesuai dengan yang terdaftar dalam Dukcapil, kemudian masukkan data, yaitu:
  9. Alamat Domisili/Surat-Menyurat
  10. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdekat sesuai dengan domisili;
  11. Kelas Rawat
  12. Calon peserta melakukan pembayaran iuran pertama melalui Autodebet dalam waktu paling cepat 14 hari atau paling lambat 30 hari setelah pendaftaran.
  13. Setelah melakukan pembayaran, artinya peserta sudah resmi terdaftar di BPJS Kesehatan.
  14. Kartu JKN-KIS dikirimkan paling lambat enam hari setelah pembayaran atau dapat di download pada Mobile JKN.
Baca juga:  Keguguran Saat Hamil Anak Kembar, Dinda Hauw dan Rey Mbayang Ikhlaskan Calon Buah Hati

Apabila Anda mengalami kendala saat melakukan pendaftaran, Anda bisa menghubungi BPJS Kesehatan melalui nomor 165.

Selain itu Anda juga bisa menghubungi layanan PANDAWA yang beroperasi setiap hari Senin-Jumat Pukul 08.00-15.00 waktu setempat.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai PANDAWA Kantor Cabang BPJS Kesehatan untuk wilayah kabupaten/kota peserta, peserta bisa melihatnya melalui Layanan CHIKA melalui Telegram ke (http://t.me/Chika_BPJSKesehatan_bot).

Sumber:

https://www.tribunnews.com/nasional/2022/02/21/cara-daftar-bpjs-kesehatan-secara-online-simak-syarat-dan-dokumen-yang-perlu-disiapkan?page=3