Inilah Cara Melamar Magang Agar Mudah Diterima Kerja

OMTELOLET – Saat ini berbagai perusahaan telah menawarkan program magang. Hal ini jadi kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal di dunia kerja. Yuk, simak cara melamar magang paling mudah berikut ini.

Lowongan yang paling banyak diminati bagi para pelamar magang yakni pada perusahaan bidang teknologi seperti startup, dan juga di bidang pemerintahan seperti BUMN.

Kemendikbud Ristek melalui Program Kampus Merdeka juga turut mendukung dengan meluncurkan Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat 2021 yang diikuti oleh 13.272 Mahasiswa.

Cara Memilih Lokasi Magang

Beberapa hal perlu diperhatikan sebelum kamu mendaftar adalah lokasi magang. Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih lokasi magang.

1. Tentukan minat dan kualifikasi yang dikuasai
2. Cobalah Akses Situs Lowongan Kerja
3. Info Magang dari Kampus
4. Perluas Koneksi
5. Bangun Self Branding
6. Riset Karir Potensial di Masa Depan
7. Aktif Mendatangi Job Fair
8. Hubungi Langsung Perekrut
9. Minta Rekomendasi Dari Teman
10. Manfaatkan Media Sosial
11. Tetap Asah Kemampuan dan Skill

Cara Melamar Magang

Berikut beberapa cara melamar magang sebagai bagian persiapan kamu.

Baca juga:  Apa saja Ciri-ciri Kalimat Efektif? Pahami Penjelasannya Disini

1. Susun Resume / CV yang menarik

Resume atau CV merupakan salah satu bagian paling penting untuk kamu siapkan sebelum mengirim lamaran magang.

Pastikan di CV, kamu menjelaskan dengan ringkas tentang keahlian, pendidikan, dan pengalaman dalam pekerjaan yang pernah kamu lakukan.

Dalam menulis CV, pastikan juga informasi tentang dirimu disampaikan dengan:

  • Mengukur pencapaian dengan secara kuantitatif, misal menggunakan skala angka yang terukur, dan dapat dinilai secara objektif
  • Jelaskan pencapaian, atau keberhasilan dari apa yang kamu kerjakan, bukan hanya tanggung jawab dan pekerjaan yang dilakukan sehari-hari.
  • Jelaskan prestasi akademik seperti nilai kumulatif, dan juga keaktifan secara non-akademik
  • Paparkan keahlian dan skill yang kamu kuasai, dan bagaimana hal itu dapat membuatmu berhasil dalam mengerjakan suatu tantangan.
  • Tulis isi CV dengan ringkas, dan mudah dipahami.

2. Buat Surat Lamaran yang Disukai Perekrut

Surat lamaran sangat penting dan jangan sampai lupa untuk mempersiapkannya. Untuk menulis surat ini, sampaikan segala maksud dan tujuanmu dan berdasarkan pertimbangan yang ingin kamu capai melalui program magang.

Berbeda dengan CV atau Resume, surat lamaran fungsinya adalah untuk meyakinkan dan memberikan alasan mengapa kamu kandidat yang sangat tepat untuk terpilih.

Surat lamaran harus menunjukkan keinginan yang kuat untuk mendapat posisi magang, dan menggambarkan dirimu dengan baik.

Berikut tips untuk menulis surat lamaran yang baik:

  • Mulai dengan kalimat pembuka yang unik, orisinal, menarik perhatian pembaca dan berkesan positif.
  • Luangkan waktumu untuk mencari tahu / riset singkat tentang perusahaan yang kamu tuju, kemudian cocokkan apa yang kamu bisa tawarkan, dengan apa yang perusahaan inginkan.
  • Jelaskan bagaimana pengalamanmu sebelumnya membuatmu sangat cocok untuk posisi yang kamu lamar.
  • Paparkan sedikit ide singkat, bagaimana kamu akan berkontribusi pada perusahaan bila terpilih.
  • Sesuaikan kembali surat lamaranmu untuk setiap perusahaan yang berbeda sesuai poin-poin diatas.
Baca juga:  Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Majemuk? Ini Penjelasannya!

3. Siapkan Portofolio Online yang Lengkap dan Mudah Diakses

Jika kamu mendaftar untuk bidang kreatif seperti desain grafis, kepenulisan, atau animasi, sebuah portofolio yang pernah kamu kerjakan sangat penting.

Portofolio akan menjadi penilaian dari keahlian yang kamu miliki. Selain mengirimkan portofolio dalam bentuk file pdf atau dokumen, memiliki situs web yang bisa menampilkan portofolio secara online juga penting.

Selain mudah diakses oleh perekrut, kamu juga tidak kesulitan untuk memperbarui jika ada pekerjaan baru yang bisa kamu cantumkan dalam portofolio. Situs web penyedia layanan portofolio online sudah cukup beragam dan bisa kamu pilih.

Beberapa tips untuk menyusun portofolio pekerjaanmu:

  • Berikan garis besar tentang proyek yang sedang kamu kerjakan dengan bahasa yang mudah dipahami
  • Deskripsikan tentang dampak positif dari proyek yang kamu kerjakan
  • Kreasikan portofolio dengan desain yang menarik, warna yang proporsional / ramah secara visual, utamakan tata letak yang rapi dan mudah untuk dibaca.
  • Perbarui secara berkala
Baca juga:  Yuk, simak 10 Contoh Soal Trapesium Terbaru!

4. Persiapkan Interview Dengan Baik

Interview kerja seringkali dianggap sebagai proses yang melelahkan dan membuat stres. Namun, bila dipersiapkan dengan baik, maka interview bisa menjadi senjata terbaikmu untuk dapat mencuri hati dari Perekrut yang menyeleksi kandidat.

Sebelum melakukan interview, pastikan kamu sudah mencari tahu tentang informasi mendasar dari perusahaan.

Hal-hal sederhana seperti produk atau layanan yang ditawarkan, apa tantangan terbesar pada perusahaan, dan juga siapa saja kompetitor dari bisnis tersebut.

Hal tersebut biasanya akan menjadi pertanyaan dasar untuk mengetahui apakah kamu memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung, dan terlihat seperti telah “mengerjakan PR-mu”

Berikut beberapa tips untuk mempersiapkan interview melamar lowongan magang:

  • Jawab pertanyaan dengan spesifik. Hindari jawaban yang berputar-putar, sulit dipahami, dan tidak menjawab pertanyaan yang ditanyakan. Akan lebih baik juga disertakan contoh dan ide yang spesifik.
  • Bersikap positif. Tunjukkan antusiasme dan semangat yang baik ketika berkomunikasi dengan perekrut. Berikan kamu kesan bahwa kamu siap dan menginginkan posisi yang ditawarkan.
  • Minta waktu untuk berpikir. Bila kamu dihadapkan dengan pertanyaan yang membutuhkan pertimbangan atau menguji ingatanmu, jangan ragu untuk meminta sedikit waktu. Daripada memaksa untuk langsung menjawab dengan jawaban yang tidak kamu harapkan, lebih baik ambil nafas untuk memikirkannya dengan tenang tapi juga jangan terlalu lama.
  • Jadilah dirimu sendiri. Selalu jujur dengan apa yang ditanyakan. Bersikaplah terbuka dan utarakan segala pendapat, serta ekspektasimu. Jangan terjebak hanya mengatakan hal-hal yang pewawancara ingin dengar saja.

Nah, itulah cara melamar magang agar mudah diterima kerja. Semoga bermanfaat ya.