Inilah 7 Tahap Membuat Art Exhibition yang Paling Kreatif, Apa Saja?

OMTELOLET – Berbagai Art Exhibition semakin ramai diselenggarakan di Indonesia. Yuk, simak cara membuat Art Exhibition yang paling kreatif berikut ini.

Faktanya, Art Exhibition menyebabkan seni semakin menarik perhatian karena kamu tidak hanya mengelilingi ruang sunyi berisi bingkai lukisan.

Terlebih jika mengunjungi gelaran yang menghadirkan karya kontemporer, sering kali pengunjung dapat bersentuhan dengan disiplin seni yang masih belum akrab di tengah masyarakat seperti art performance, live painting, dan beberapa jenis lain yang tidak akan ditemui setiap hari.

Apa itu Art Exhibition?

Secara etimologis, kata ‘pameran’ atau ‘ekshibisi’ diadaptasi dari bahasa Inggris yaitu exhibition yang artinya adalah pertunjukan, peragaan, atau tontonan.

Baca juga:  Rumus Modus, Cara Hitung dan Pembahasan

Art exhibition atau pameran seni adalah tempat atau area di mana ‘seni’ disajikan oleh seorang seniman atau sekelompok seniman untuk dilihat oleh penonton.

Seni umumnya terdiri dari benda-benda berwujud seperti lukisan, patung, gambar, gambar, fotografi, video, pertunjukan atau audio. Pameran seni menjadi sarana berbagi ide, menampilkan bakat seni, dan berinteraksi dengan kota atau komunitas budaya.

Tahapan Membuat Art Exhibition

Mulai dari buku Seni-Budaya-Paket C (baik Seni) Setara SMA/MA Kelas XII yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada beberapa tahapan dalam perancangan sebuah pameran seni rupa. Berikut adalah peringkatnya.

1. Penentuan tujuan pameran

Langkah pertama dalam menyelenggarakan pameran seni rupa adalah menentukan tujuan diadakannya pameran. Pameran harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan peserta pameran seni.

Baca juga:  Mau Kerja yang Gajinya Tinggi? Yuk, Kenalan dengan Jurusan Manajemen dan Pilihan Kampus Terbaik

2. Menentukan tema dan konsep pameran

Selanjutnya kita perlu menentukan tema dan konsep pameran seni rupa. Penentuan konsep dan tema pameran ini bertujuan untuk mencapai tujuan dan memperjelas misi dan tujuan pengunjung yang ingin menarik mereka.

Penentuan tema dan konsep pameran merupakan tahap persiapan sebuah karya seni pameran. Sumber: Pexels.com

3. Mengatur panitia

Tentunya sebuah pameran membutuhkan sebuah panitia yang dapat membantu dan menyelenggarakan pameran tersebut. Panitia kegiatan pameran, yaitu: ketua panitia, sekretaris, bendahara, departemen acara, departemen publikasi, departemen dekorasi dan sebagainya.

4. Pemilihan waktu dan tempat pameran

Langkah selanjutnya adalah menentukan tempat dan waktu pameran. Kita perlu menentukan jenis venue yang sesuai dengan konsep dan tema pameran kita.

Selain waktu pameran, kita perlu menyesuaikan waktu pameran, kapan akan berlangsung dan berapa lama terakhir.

Baca juga:  Apa Saja Jurusan Kuliah Yang Menjanjikan Gaji Tinggi Untuk Wanita?

5. Persiapan sarana dan prasarana

Pameran seni rupa tentunya membutuhkan sarana dan prasarana untuk menunjang keberhasilan pameran. Tanpa tempat dan infrastruktur, pameran dagang tidak akan berjalan lancar.

6. Buat agenda acara

Agenda pameran diperlukan sebagai acuan atau panduan waktu bagi semua pihak yang terlibat dalam pertunjukan.

Agenda tugas juga berfungsi untuk membantu Anda memaksimalkan waktu implementasi untuk memenuhi tujuan bisnis Anda. Agenda juga dapat mengatur seluruh kegiatan pameran mulai dari persiapan hingga evaluasi.

Contoh agenda pameran seni rupa:

  • Pembentukan panitia kegiatan.
  • Mengirim surat ke instansi atau pihak terkait.
  • Seleksi dan kurasi karya.
  • Membuat katalog, undangan, sertifikat, dan sebagainya.
  • Rapat aktivitas.
  • Buat laporan aktivitas
  • Evaluasi dan resolusi panitia acara.

7. Menyiapkan proposal bisnis

Proposal bisnis diperlukan untuk permintaan otorisasi dan juga Sponsor atau Kemitraan dengan peserta eksternal. Proposal merupakan pedoman pameran tertulis, sehingga harus sistematis, runtut dan detail.

Struktur persiapan lamaran, yaitu: nama kegiatan, topik, latar belakang, dasar pelaksanaan, tujuan, kegiatan, susunan panitia, anggaran, program kegiatan, kondisi pendanaan, dll.

Nah, itulah tahap membuat Art Exhibition yang paling kreatif. Semoga bermanfaat ya.