Inilah 4 Tahapan Pembuatan Produk dalam Kegiatan Ekonomi, Apa Saja?

OMTELOLET – Produksi adalah suatu kegiatan untuk menghasilkan atau menciptakan barang dan jasa. Apa saja tahapan pembuatan produk dalam kegiatan ekonomi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Tahapan pembuatan produk merupakan serangkaian kegiatan yang menggabungkan berbagai faktor produksi. Artinya, kegiatan pengolahan bahan baku dan bahan pembantu dengan memanfaatkan peralatan untuk bisa menghasilkan produk yang lebih bernilai dari bahan dasarnya.

Tujuan Tahapan Pembuatan Produk

Tahapan pembuatan produk memiliki tujuan tertentu, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Membuat dan menghasilkan barang atau jasa.
  • Sarana menjaga kelangsungan hidup suatu organisasi/perusahaan.
  • Menambah nilai produk (value product) dari barang produksi.
  • Mendapatkan keuntungan atau laba sehingga tercapai tingkat kemakmuran yang diinginkan.
  • Untuk memenuhi permintaan pasar, secara domestik atau internasional.
  • Mengganti produk yang sudah rusak, kedaluwarsa, atau barang yang telah habis karena pemakaian.
Baca juga:  Cara Mudah Mempelajari Persamaan Parabola

Proses Tahapan Pembuatan Produk

Secara umum, tahapan pembuatan produk dapat dibagi menjadi empat tahap. Tahapan tersebut adalah:

1. Perencanaan (Planning)

Tahap perencanaan merupakan tahapan dalam menentukan produk apa yang akan dibuat, berapa jumlah bahan yang dibutuhkan, berapa biaya yang dikeluarkan, dan berapa jumlah tenaga kerja yang diperlukan. Dalam tahap perencanaan ini juga dilakukan perancangan terhadap bentuk barang.

Untuk menghasilkan suatu perencanaan yang baik dibutuhkan informasi dan pengetahuan mengenai jenis barang yang akan diproduksi, kebutuhannya, serta kemampuan organisasi/perusahaan dalam menjalankan kegiatan produksi

2. Penentuan Alur (Routing)

Alur dari sebuah tahapan produksi yang dimulai dari pengolahan awal bahan baku, pembentukan, pemolesan, penyelesaian, penjagaan dan pengawasan mutu, hingga pendistribusian barang hasil produksi menjadi fokus pada tahap ini.

Baca juga:  Proses Pembuatan Ikan Asin, Metode Penggaraman

3. Penjadwalan (Scheduling)

Penentuan dan penetapan waktu produksi harus dilakukan setelah alur dibuat. Jadwal akan mempertimbangkan jam kerja pekerja dan lama dari setiap alur produksi. Dalam tahap ini akan dibuat jadwal utama (master schedule) yang kemudian akan dibagi atau dipecah menjadi beberapa jadwal yang lebih terperinci.

4. Perintah Memulai Produksi (Dispatching)

Perintah memulai produksi merupakan suatu kegiatan untuk menentukan dan menetapkan suatu proses pemberian perintah untuk bisa memulai produksi mengikuti jadwal produksi yang sudah ditetapkan.

Hasil perencanaan dan penjadwalan akan diterapkan, seperti berapa jumlah bahan baku yang digunakan, tahapan pembuatan hingga waktu produksi sesuai dengan hasil penjadwalan.

Nah, itulah informasi mengenai tahapan dalam pembuatan produk. Semoga bermanfaat ya.