Ini Dampak Orang Tua Selalu Bermain Gadget Saat Bersama Anak

Foto oleh Anna Shvets dari Pexels

Hubungan antara orang tua dan anak sangatlah penting, terutama di masa-masa tumbuh kembangnya. Namun, di era modern seperti ini, banyak orang tua yang sibuk dengan gadgetnya sehingga mengabaikan anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa gadget memberikan dampak besar dalam hubungan anak dan orang tua.

Gadget memang memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Akan tetapi, penggunaan gadget secara berlebihan juga tidak baik. Sebagai orang tua, Anda harus bijak dalam menggunakan gadget. Jangan sampai gadget mengganggu hubungan Anda dengan anak Anda.

Apa Dampak Orang Tua Selalu Bermain Gadget Saat Bersama Anak?

Foto oleh Yan Krukov dari Pexels

Orang tua yang sibuk dengan gadgetnya dapat memberikan dampak buruk pada anak. Hal ini diketahui melalui sebuah survei yang dilakukan oleh AVG Technologies. Pada tahun 2015, perusahaan perangkat lunak keamanan AVG Technologies menyurvei 6.000 keluarga dengan anak-anak berusia antara 8 dan 13 tahun di sepuluh negara tentang penggunaan teknologi mereka.

Baca juga:  Menkes Ungkap 15 Kasus Hepatitis Akut Misterius Terdeteksi di Indonesia, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya

Berdasarkan survei tersebut, lebih dari setengah anak-anak mengatakan orang tua mereka terlalu sering memeriksa perangkat mereka. Lebih dari separuh orang tua setuju dengan hal tersebut. Sementara itu, 32% anak melaporkan merasa “tidak penting” ketika orang tua memeriksa ponsel mereka.

Dampak orang tua selalu bermain gadget saat bersama anak yang paling ketara adalah membuat anak merasa diabaikan atau tidak mendapat perhatian. Ketika orang tua mereka asyik dengan perangkat mereka, anak akan berusaha atau melakukan tindakan untuk mendapatkan perhatian orang tuanya kembali dan biasanya orang tua malah merespons secara negatif.

Pada tahun 2013, peneliti mengamati 55 kelompok orang tua dan anak-anak berusia antara nol sampai 10 tahun. Peneliti meminta orang tua dan anaknya makan bersama di restoran cepat saji di 15 lingkungan di Boston. Dari 55 orang tua yang diamati, 40 diantaranya menggunakan perangkat seluler.

Baca juga:  Tips Mengenalkan Sains Pada Anak,Terapkan Tips Ini

Sementara itu, 16 orang tua terlalu sibuk dengan gadgetnya bahkan menggunakan perangkat hampir terus menerus sepanjang makan. Hal ini menunjukkan apa yang disebut para peneliti sebagai “Absorption (penyerapan)” tingkat tinggi, yang didefinisikan sebagai “sejauh mana fokus utama perhatian dan keterlibatan orang tua adalah dengan perangkat daripada anak.” Maksudnya, orang tua lebih perhatian kepada gadgetnya dibanding pada anaknya sendiri.

Ketika anak-anak mencoba untuk mendapatkan perhatian orang tua mereka yang sibuk dengan gadgetnya, mereka malah dimarahi dan bahkan diminta untuk tidak mengganggu orang tuanya. Studi lain juga menemukan bahwa orang tua dalam situasi ini kurang berinteraksi dengan anak-anak mereka.

Kurang lebihnya itulah dampak orang tua selalu bermain gadget saat bersama anak. Untuk menghindari dampak negatif tersebut, ada baiknya Anda lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget.