Heboh, Serukan Penghentian Perang di Ukraina, Imam Besar Al-Azhar Malah Dikecam Warganet

Sumbeer: liputanislam

Baru-baru ini, imam besar Al-Azhar mendapat berbagai macam kecaman dari warganet akibat seruannya terkait penghentian perang di Ukraina. Syeikh Ahmad Al-Tayeb yang umumnya menanggapi dengan reaksi yang dingin, akan tetapi pada fenomena kali ini ia dianggap bersikap tebang pilih.

Pertama kalinya imam besar Al-Azhar tersebut menyampaikan seruannya kepada masyarakat di akun Twitter dan Facebook-nya, Sabtu (5/03) lalu. Ia menyerukan kepada masyarakat dunia bahwa untuk mengadakan bantuan kemanusiaan ke Ukrania dan meningkatkan upaya untuk menghentikan konflik Rusia-Ukraina tersebut.

“Apa yang kami saksikan berupa intimidasi terhadap orang-orang Ukraina yang semula aman dan keluarnya mereka dari kampung halaman mereka untuk mencari aman merupakan ujian yang nyata bagi kemanusiaan kita. Saya menyerukan kepada masyarakat internasional agar menggandakan bantuan kemanusiaan untuk Ukraina, dan menambah upaya untuk penghentian perang. Saya memohon kepada Allah semoga Dia mempercepat hal itu dan mereka yang tak berdosa itu dapat pulang ke rumah-rumah mereka dengan selamat.” Ia menyerukan hal tersebut dalam bahasa Ukraina.

Baca juga:  Viral! Will Smith Akhirnya Minta Maaf Usai Tampar Chris Rock, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Seruan ini ditanggapi dingin dan bahkan kritis oleh banyak warganet Arab, sementara Kedubes Ukraina di Kairo segera membagikan seruan itu melalui akunnya di Facebook dan Twitter.

Warganet Arab menanggapi demikian karena menganggap Al-Tayeb tak berbuat hal yang sama terkait dengan kasus-kasus kekerasan di berbagai negara lain, termasuk di India, Suriah, Palestina dan Yaman.

Sebagai contoh, seorang warganet Arab menyoal; “Bagaimana dengan Uyghur, Rohingnya dan Muslimin India? Apakah mereka itu datang ke kita dari bulan, dan persaudaraan keagamaan tak menghubungkan kita dengan mereka? Bukankah yang lebih utama ialah kita bangkit terhadap orang-orang Hindu yang mengintimidasi Muslimat sebelum kita melihat urusan kaum perempuan Kristen Ukraina, wahai Syeikh Al-Azhar?

Baca juga:  Heboh Diisukan Pacari Desy Ratnasari, Begini Kata Nassar

Seorang warganet Arab lain, sembari mengaku tak bersimpati kepada orang-orang Ukraina kecuali anak-anak kecilnya, menyatakan, “Rasisme mereka terhadap Arab dan Afrika (terlihat) di perbatasan Polandia, dan dukungan mereka kepada entitas pendudukan (Israel) atas bangsa Palestina membuat kita mengatakan, ‘Mereka jatuh cinta (kepada Israel) dengan hati yang beku.” Dan masih banyak lagi komentar warganet yang mengecam pernyataannya tersebut dalam berbagai bahasa.
Sumber: liputanislam