Heboh, Seorang Anak di Palu Tebas Bapak Kandung dengan Parang

Sumber: blogspot

OMTELOLET – Warga sosial media sontak dihebohkan dengan sebuah berita yang menunjukan adanya seorang anak laki-laki yang menebas ayah kandungnya sendiri dengan parang. Kejadian nahas tersebut terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Palu, Rabu (13/04).

Kabar yang beredar tersebut bermula dari status WhatsApp salah satu warga Kota Palu. Dalam status tersebut dituliskan keterangan telah terjadi pembunuhan yang dilakukan seorang anak dengan memotong bapaknya di pinggir jalan.

Usai hal tersebut, video penangkapan terduga pelaku pemotongan tersebut juga viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat warga beramai-ramai menangkap dan mengerumuni terduga pelaku.
“Kau kira bapakmu itu kelapa kau potong,” ujar salah satu warga di video tersebut.

Baca juga:  Heboh! Demo Mahasiswa 11 April 2022 Berakhir Ricuh, Polri Menduga Kelompok Anarko Susupi Aksi

Berdasarkan informasi, terduga korban merupakan pedagang kelapa muda di Jalan I Gusti Nugrai Rai. Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno, menjelaskan, kronologi penganiayaan terjadi saat korban dan pelaku duduk bersama di tempat usaha kelapa tersebut. Tiba-tiba, pelaku bercerita sendiri, yang kemudian ditegur korban.

“Pelaku tiba-tiba bercerita sendiri tanpa ada yang ajak Bercerita. Usai ditegur ayahnya, pelaku kemudian mengambil senjata tajam dan langsung menganiaya korban,” kata dia.

Kapolres Palu mengatakan, dari penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian kepala, punggung belakang dan tangan kiri yang nyaris putus.

“Total jahitan sebanyak 60,” kata Kapolres.

Warga yang menyaksikan kejadian ini segera menangkap dan mengikat korban agar tidak kabur. Tak lama polisi pun mengamankan pelaku. Bayu menambahkan, saat ini korban telah mendapati perawatan di Rumah Sakit Budi Agung.

Baca juga:  Lepas dari Timnas Indonesia, Pratama Arhan Resmi Bergabung Klub Liga Jepang Tokyo Verdy

Perlu diketahui, menurut keterangan beberapa saksi, pelaku mengalami gangguan jiwa, pelaku juga kerap melakukan tindakan yang membuat warga sekitar takut.

“Pelaku adalah anak korban, koordinasi dengan pihak keluarga akan dilakukan, agar sesegera mungkin dapat bawa pelaku ke RSJ,” tutup Kapolres Palu.
Sumber: mercusuar.com/ media.alkhairaat