Heboh, Pemeriksaan Kasi Pidsus Palopo Diduga Peras Kadisdik, Kajari: Saya yang Minta

Sumber: ritme.co.id

Kabar pemerasan dari pejabat kepada sesama pejabat kini menghebohkan masyarakat. Baru-baru ini Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan melalui Tim Asisten Pengawasan (Aswas) dikabarkan telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Palopo, Antonius. Lantas apa sebenarnya yang dilakukan oleh Antonius tersebut?

Pemeriksaan yang dilakukan Aswas kepada pejabat di Kejari Palopo tersebut lantaran dugaan pemerasan yang dilakukannya kepada Syahrudin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo. Besaran pemerasan tersebut hingga mencapai angka 200 juta.

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Palopo, Agus Riyanto menggelar pertemuan dengan media di kantornya, Kamis (10/03). Ia membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan Aswas Kejati Sulsel terhadap salah satu anggotanya.

Baca juga:  Heboh Aturan Baru Akan Diberlakukan, PNS Bisa Kerja Di Mana Saja

“Iya benar. Kemarin pemeriksaan telah dilakukan,” jelasnya dilansir dari Linisulsel.com.

Agus Riyanto menjelaskan, pemeriksaan dari Kejati Sulsel terhadap salah satu anggotanya berdasarkan permintaan langsung dari dirinya.

Awalnya Agus Riyanto mengaku mendapat laporan dari masyarakat ada anggotanya diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Dinas Pendidikan.

Setelah menerima laporan tersebut, Agus Riyanto meminta tim dari Kejati Sulsel untuk turun melalukan pemeriksaan.

“Saya memanggil tim Kejati untuk memeriksa agar hasilnya Objektif. Tidak mungkin saya sendiri yang memeriksa. Biar tim Kejati menjalankan pekerjaannya sesuai dengan aturan yang ada,” paparnya.

Agus Riyanto mengatakan ada beberapa jenis sanksi jika anggotanya terbukti melakukan kesalahan.
“Mulai dari teguran tertulis, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat hingga paling berat diberhentikan secara tidak terhormat,” jelasnya.

Baca juga:  Heboh Farhat Abbas Sebut Fuji Sekeluarga Kotori DUnia Entertainment

Kajari Palopo mengakui saat ini memang ada beberapa kasus yang sedang bergulir di Dinas Pendidikan Kota Palopo yakni PKBM yang sudah ditetapkan tersangkanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Syahruddin juga membenarkan dirinya mendapatkan panggilan pemeriksaan Asisten Pengawas Kejati sebagai korban.

“Saya belum bisa bicara banyak. Saya hanya dapat panggilan untuk diperiksa hari Jumat oleh Asisten Pengawas Kejati,” katanya singkat.

Menurut informasi, Aswas Kejati memproses kasipidsus atas laporan LSM terkait dugaan kasus pemerasan Kasipidsus.
Sumber: ritmee.co.id