Heboh! Hotman Paris Tantang Menaker Debat Terbuka Terkait JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sumber: solo.tribunnews.com

Isu terkait Persyaratan Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) masih menjadi sorotan dan perdebatan publik. Berbagai golongan masih memperdebatkan adanya peraturan baru dari Menteri Tenaga Kerja. Namun, yang paling menghebohkan jagad maya adalah pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, yang tak setuju dengan peraturan tersebut.

Hotman mengaku memiliki perbedaan pendapat atas Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT. Bahkan, ia mengatakan, jika Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah, benar bertanggung jawab atas aturan yang ditandatanganinya, maka ia harus siap memperdebatkan aturan tersebut.

“Saya tidak setuju dikeluarkannya Permen Nomor 2 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa JHT baru bisa dicairkan pada umur 56 walaupun pada saat muda, pekerja tersebut telah di-PHK. Maka dengan ini, kalau benar Menaker bertanggung jawab atas isi Permenaker tersebut, saya menantang debat terbuka di mana pun Ibu Menaker untuk membahas Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tersebut,” dikutip dari akun Instagram resminya @hotmanparisofficial.

Baca juga:  Heboh, Konvoi 'Kebangkitan Khilafah' Mulai Diselidiki Pihak Kepolisian

Hotman menyatakan, dirinya dan asisten pribadinya terbuka dan dapat dihubungi kapan saja oleh staf Kementerian Tenaga Kerja jika bersedia berdiskusi dengannya. Hotman Paris mengatakan undangan tersebut tidak ada motif politik. Tantangan tersebut dilontarkan murni demi kepentingan pekerja.

Hotman menambahkan, dirinya juga tidak ada masalah dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena menurutnya ia mendukung RI1. Namun, dia tidak setuju dengan peraturan ketenagakerjaan yang baru.

Sebelum mengundang debat terbuka, Hotman Paris juga sempat mengutarakan pendapatnya bahwa pengaturan JHT cair pada usia 56 tahun bertentangan dengan pertimbangan hukum dan keadilan.

“Dari abstraksi hukum mana pun, tidak ada alasan untuk menahan uang orang lain yang berasal dari keringat buruh,” ungkap Hotman, dikutip dari akun Instagram @hotmanparisofficial

Baca juga:  Heboh Poliandri Cianjur, Warga Usir dan Bakar Pakaian

Terkait masalah ini, dia mendesak Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah untuk mencabut kebijakan yang bisa merugikan buruh.

“Harus nunggu beberapa tahun untuk mencairkan uangnya sendiri. Di mana keadilannya bu? Di mana keadilannya? Itu kan uang dia,” tegas Hotman.
Sumber: aksarakhatulistiwa.jurnalisindonesia