Heboh, Bocah 13 Tahun Dipaksa Menikah dengan Pria 48 Tahun, Terungkap Fakta Mengejutkan

Sumber: manado.tribunnews

Baru-baru ini jagad sosial media juga diramaikan oleh pernikahan beda usia yang dialami oleh bocah 13 tahun. Pasalnya, perbedaan umurnya sangatlah jauh dibandingkan dirinya. Ia dipaksa untuk menikah dengan pria berusia 48 tahun.

Berbeda 35 tahun, gadis SMP ini dipaksa menikah dengan pria tersebut. Namun, yang membuat netizen merasa miris dengan kejadian tersebut adalah sang pria justru bangga memiliki istri yag seumuran dengan anak-anaknya.

Fenomena tesebut masih sering terjadi. Pernikahan anak di bawah umur menjadi momok menakutkan yang seolah tak ada habisnya. Pasalnya, anak-anak selalu tak memiliki daya dan kekuatan untuk melawan orang dewasa, Mereka seolah pasrah menjadi korban.

Hal yang paling disayangkan adalah masa muda mereka yang seharusnya begitu berharga lantas dikorbankan dengan dalih agama, adat, atau masalah ekonomi keluarga.

Baca juga:  Heboh Minyak Goreng, Megawati: Apakah Ibu Hanya Tahu Cara Memasak dengan Menggoreng?

Meski terdengar salah, masih saja ada beberapa kelompok orang yang membenarkan pernikahan anak di bawah umur. Dikutip dari Daily Mirror Senin (7/3/2022) pernikahan anak di bawah umur ini terjadi di Provinsi Mindanao, Filipina.

Pengantin wanitanya adalah seorang siswi SMP yang baru saja genap berusia 13 tahun. Siswi SMP tersebut diduga berasal dari keluarga yang kurang mampu di Provinsi Mindanao, Filipina.

Sementara itu, pengantin pria yang menikahinya adalah seorang petani berusia 48 tahun bernama, Abdulrzak Ampatuan. Abdulrzak Ampatuan secara sadar tahu bahwa pengantin wanita yang ia nikahi memiliki selisih umur 35 tahun dengannya. Diketahui, siswi SMP ini adalah istri kelima Abdulrzak Ampatuan.

Baca juga:  Beredar Video Adzan Ridwan Kamil di Tepi Sungai Aree, Netizen Soroti Ketegarannya

Meski demikian, dalam dalihnya, Abdulrzak Ampatuan mengaku menikah atas persetujuan orang tua mempelai. Melansir Daily Mirror, Abdulrzak Ampatuan bahkan tak merasa bersalah sama sekali menikahi gadis di bawah umur. Sebaliknya, petani ini malah bangga bisa menjadikan siswi SMP ini sebagai istri kelimanya.

“Saya bahagia telah menemukannya dan menghabiskan hari-hari bersamanya untuk merawat anak-anak saya,” ungkap Abdulrzak Ampatuan.

Abdulrzak Ampatuan bahkan berencana memiliki anak lagi bila sang istri telah menginjak usia 20 tahun. Sambil menunggu, ia bersedia menyekolahkan sang istri hingga lulus dan menunggunya hingga siap memiliki anak.

Pernikahan Abdulrzak Ampatuan dengan siswi SMP ini sempat menimbulkan kericuhan di antara netizen. Berdasarkan data yang dikumpulkan UNICEF menunjukkan bahwa Filipina memiliki jumlah pengantin anak-anak tertinggi ke-12 di dunia. Sebanyak 726 ribu pernikahan anak-anak telah terjadi di dunia sepanjang tahunnya.

Baca juga:  Makin Heboh! Usai DItolak Singapura, Muncul Video UAS Lantang Singgung Etika Berbangsa

Artikel ini telah tayang di Sosok.id dengan judul Usianya Baru 13 Tahun, Siswi SMP Dipaksa Nikah dengan Pria 48 Tahun, Suami Malah Bangga Punya Istri Sebaya dengan Anaknya

Sumber: manado.tribunnews