Heboh, Biaya Pembuatan SIM dengan Tarif Fantastis, Simak Faktanya

Sumber: jabarekspress

Baru-baru ini, beredar di media sosial rincian biaya pembuatan SIM atau Surat Izin Mengemudi bertarif fantastis. Tak menunggu waktu lama, kabar tersebut pun membuat heboh masyarakat. Pasalnya, tarif yang dipasang tersebut dianggap terlalu mahal dan tak rasional.

Melihat unggahan yang beredar tersebut, tampak sebuah tangkapa layar di akun grup Facebook yang menampilkan biaya pembuatan SIM. Di antara rincian tersebut adalah tarif SIM C Rp 1,2 juta, SIM B II Umum seharga RP. 1,6 juta.

Dalam narasinya, pemohon yang berminat cukup memberikan foto eKTP dan pas foto ukuran 4×6, untuk pembayaran dilakukan usai SIM jadi.

Demi meluruskan kabar itu, Polri pun langsung merespons. Melalui laman media resminya Polri menyampaikan penjelasan soal info tersebut.

Baca juga:  Heboh! Pulangkan Anaknya ke Larissa Chou Malam Hari, Begini Klarifikasi dari Alvin Faiz

“Telah beredar informasi melalui platform media sosial Facebook tentang “JASA DAN BIAYA PEMBUATAN SIM ONLINE” dengan mencantumkan nominal harga yang tidak sesuai.

Divisi Humas Polri memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah Hoax atau tidak benar.

Faktanya, soal biaya SIM mengacu pada PP No. 60 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Di dalam aturan itu, memuat secara jelas tentang berapa tarif serta biaya penerbitan dan juga perpanjangan SIM.

“Itu (biaya pembuatan SIM bertarif jutaan) hoax, jangan dipercaya hal seperti itu, yang tidak jelas dan menyesatkan,” ucap Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Pol Djati Utomo.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut rincian resmi tarif untuk penerbitan SIM baik itu permohonan baru atau perpanjangan.

Baca juga:  Viral! Elon Musk Ajak Duel Fisik Presiden Vladimir Putin

Untuk diketahui, Polri sempat mengeluarkan Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 yang membedakan jenis SIM C berdasarkan kapasitas mesin sepeda motor.

SIM C umum misalnya, merupakan para pengguna kapasitas silinder mesin motor di bawah 250 cc sampai 500 c.

Lalu SIM C I pengguna motor 250 cc sampai 500 cc, dan SIM C II pengguna motor listrik dan mesin motor di atas 500 cc.

Baik SIM C umum, C I, dan C II, tarif pembuatannya sebesar Rp100 ribu, dan untuk perpanjangannya Rp75 ribu.

Namun ada biaya tambahan seperti asuransi Rp30 ribu, dan pemeriksaan kesehatan Rp25 ribu. Jadi total untuk pembuatan SIM C, CI, atau CII menjadi Rp155 ribu.

Tarif SIM A baru adalah sebesar Rp120 ribu per penerbitan. Sementara, biaya untuk perpanjang SIM A Rp80 ribu. Plus juga biaya tambahan asuransi dan pemeriksaan kesehatan.

Baca juga:  Gempa Terkini Magnitudo 4,8 M Guncang Sukabumi, BMKG: Hati-hati dengan Gempa Susulan yang Mungkin Terjadi

Selanjutnya, biaya pembuatan SIM B I maupun SIM BII adalah sebesar Rp120 ribu per penerbitan dan biaya perpanjang SIM B I dan SIM B II sebesar Rp80 ribu.
Sumber: jabarekspres