H-7 Lebaran Tak Bayar THR Penuh, Pengusaha Kena Sanksi

Melalui Surat Edaran (SE), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) akan segera menerbitkan aturan mengenai pencairan THR 2022. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

Tak ada lagi keringanan cicilan, melalui SE tersebut Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memastikan bahwa pengusaha harus membayar Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh dalam momentum Lebaran 2022. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri.

“THR (2022) wajib, tidak ada lagi keringanan boleh dicicil. Surat Edaran Menaker minggu depan akan kita sebar,” kata Indah, dikutip dari detikcom Senin (04/2022).

Baca juga:  Sinopsis Pengabdi Setan 2, Benarkah Lebih Seram dari Film Pertama?

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa perusahaan diwajibkan memberi THR kepada para pekerja paling lambat 7 hari sebelum Lebaran.

ika kedapatan perusahaan melanggar aturan pencairan THR 2022, akan ada sanksi menanti mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, dan pembekuan kegiatan usaha.

“Sanksi-sanksi tersebut pengenaannya dilakukan secara bertahap,” tegas Indah.

Sebelumnya, sudah dua tahun perusahaan diberi keringanan boleh mencicil THR pekerja atas dasar terdampaknya usaha akibat pandemi COVID-19. Tahun ini pemerintah sudah memastikan tidak ada lagi keringanan tersebut.
Sumber: finance.detik