Gap Year adalah Apa?

Foto oleh Armin Rimoldi dari Pexels

Apakah kuliah adalah langkah pertama yang kamu lakukan setelah lulus dari SMA (Sekolah Menengah Atas)? Saat ini, semakin banyak siswa yang tidak langsung masuk ke perguruan tinggi setelah mereka lulus sekolah. Sebaliknya, mereka malah memilih mengambil cuti untuk fokus pada bidang kehidupan lain di luar sekolah.

Umumnya, setelah lulus dari bangku sekolah, siswa langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi. Mereka langsung menentukan ingin kuliah dimana dan mengambil jurusan apa. Namun, ini tidak berlaku bagi orang-orang yang memilih gap year. Apa itu gap Year?

Mengenal Gap Year, Tahun Jeda Bagi Siswa yang Tidak Langsung Melanjutkan Kuliah

Sederhananya, gap year adalah periode waktu, biasanya tahun akademik, ketika seorang siswa mengambil jeda dari pendidikan formal. Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa gap year tidak selalu 12 bulan, tetapi bisa lebih pendek atau lebih lama tergantung pada kebutuhan siswa.

Baca juga:  Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Penjelas?

Terlepas dari berapa lama gap year berlangsung, ide dasarnya adalah bahwa istirahat sejenak dari dunia pendidikan memberi siswa waktu untuk berefleksi, mendapatkan pengalaman hidup, dan memutuskan apa yang ingin mereka lakukan di perguruan tinggi. Setiap orang memiliki alasan berbeda-beda mengapa memilih gap year.

Gap year dapat membantu siswa mendapatkan beberapa wawasan tentang keterampilan dan tujuan pribadi mereka sendiri, sehingga mereka dapat memasuki perguruan tinggi dengan jalur yang tepat. Ada berbagai kelebihan mengambil gap year, salah satunya sebagai berikut ini:

1.Mendapatkan Pengalaman Kerja

Menyeimbangkan waktu antara bekerja dan kuliah bukanlah hal mudah. Bahkan, sebagian orang merasa sulit untuk mengatur waktu keduanya. Jika kamu ingin fokus bekerja, tak ada salahnya mengambil gap year terlebih dahulu. Mengambil gap year dapat membantu kamu mendapatkan beberapa pengalaman kerja.

Baca juga:  Apa itu teks argumentatif? Temukan Ciri dan Strukturnya

Pengalaman kerja yang kamu dapatkan akan sangat bermanfaat untuk kehidupan kamu. Setidaknya itu dapat membantu kamu menentukan apakah jalan yang kamu pilih merupakan jalan terbaik untuk pengalaman, tujuan, dan keterampilan hidup kamu. Pengalaman kerja itu sangatlah berharga.

2.Mendapatkan Teman Baru

Mampu membuat teman baru dalam lingkungan non-pendidikan adalah cara yang bagus untuk mendapatkan teman seumur hidup. Kebanyakan orang yang berteman dengan teman sekelas kehilangan kontak dengan mereka tidak lama setelah lulus. Hal ini karena pertemanan yang terbentuk selama kuliah biasanya hanya sebatas pertemanan berdasarkan keadaan.

Memilih gap year sebelum kamu masuk perguruan tinggi memberi kamu kesempatan untuk menjalin persahabatan jangka panjang berdasarkan berbagai alasan yang berbeda, bukan hanya karena keadaan. Ini memungkinkan kamu untuk tidak hanya memiliki koneksi sebelum kuliah tetapi juga selama kuliah dan sesudahnya.

Baca juga:  Temukan Disini, Cara Bayar Ruangguru via Link Aja

3.Menjadi Orang yang Lebih Berpengetahuan

Dengan segala hobi, keterampilan hidup, kemandirian, tanggung jawab, pengalaman kerja, dan perjalanan yang dapat kamu capai dalam gap year sebelum kuliah, bisa membuat kamu menjadi orang yang lebih berwawasan luas. Dengan menjadi orang yang berpengetahuan luas, kamu memiliki banyak peluang positif dalam hidup.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang gap year adalah dan apa saja kelebihannya. Pada intinya, gap year memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Kamu bisa menentukan sendiri apakah ingin gap year atau tidak, karena apapun yang kamu pilih akan berdampak pada kehidupan kamu.