Diminta Pulang ke Indonesia oleh Jokowi, Ainun Najib Singgung Pendidikan Anak

Nama Ainun Najib telah jadi perbincangan publik. Nama ahli IT asal Indonesia yang kini bekerja di Singapura Ainun Najib beberapa waktu lalu jadi kondang karena disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Harlah ke-95 PBNU. Jokowi saat itu minta PBNU memulangkan Ainun ke Tanah Air.

Keduanya kemudian bertemu secara virtual dalam peresmian Sea Labs Indonesia yang ditayangkan di akun YouTube Shopee Indonesia, Selasa (1/3/2022). Dalam kesempatan itu, Ainun menjawab pertanyaan Jokowi soal cara agar talenta digital Indonesia mau pulang ke Indonesia.

Menurut pria asal Gresik, Jawa Timur itu, stabilitas merupakan salah satu kunci agar talenta Indonesia mau kembali ke Indonesia. Ainun menyinggung stabilitas itu bisa terkait pertimbangan keluarga dalam hal pendidikan anak-anak atau karier.

Baca juga:  4 Proses Penciptaan Manusia Menurut Sains

“Nah stability ini mungkin yang agak tricky. Ada yang mungkin karena pertimbangan keluarga, ada yang pertimbangan stabilitas karir terus kalau saya pribadi pendidikan anak-anak,” ujar alumnus Nanyang Technological University (NTU) itu.

Dia pun menyebut soal anak Presiden Jokowi yang juga disekolahkan di Singapura. “Enggak mau kalah dengan putra-putra jenengan Pak sekolah di Singapura. Jadi stability itu mungkin masih perlu diperbaiki,” imbuh Ainun.

Selain soal stabilitas, Ainun juga mengatakan kunci lainnya adalah kesempatan atau opportunity.”Opportunity ini tentu Indonesia punya banyak sekali opportunity sebagai satu dari pemain besar di market terbesar ketiga di dunia, Southeast Asia,” jawab Ainun.

Selain Ainun Najib, acara ini juga dihadiri oleh Veni Johanna selaku Director of Engineering Asana di Amerika Serikat, Chairuni Aulia Nusapati selaku Software Engineer Google di UK dan Rangga Garmastewira selaku Technology Lead SeoMoney di Singapura.

Baca juga:  Perbedaan Teks Anekdot dan Humor

Peran Diaspora Indonesia

Dalam kesempatan itu, Ainun juga membeberkan peran diaspora untuk Indonesia mulai dari menjadi inspirasi hingga melakukan eksekusi gagasan. Dia mengatakan para diaspora selalu cinta Tanah Air.

“Menurut saya ada tiga perannya, yang pertama itu inspirasi atau referensi. Jadi menjadi benchmark buat teman-teman yang ada di Indonesia, terutama yang lebih muda. Yang kedua advokasi, jadi bisa memberikan advice dari jauh untuk teman-teman yang di Indonesia,” jelas Ainun Najib.

“Yang ketiga eksekusi, eksekusi pun bisa dari jauh Pak. Dan kami sering melakukannya inisiatif-inisiatif yang dilakukan bersama-bersama oleh temen-temen diaspora. Misalnya kawal-kawalan itu juga kan sebetulnya semuanya anak diaspora yang cinta Tanah Air, walau fisiknya tidak bisa kembali tapi hatinya selalu bersama Indonesia,” sambung dia.

Baca juga:  Cara Publikasi Jurnal Ilmiah yang Wajib Kamu Ketahui!

 

 

Sumber:

https://www.detik.com/edu/edutainment/d-5964050/jokowi-minta-ainun-najib-pulang-ahli-it-itu-singgung-pendidikan-anak