Tren Ikoy Ikoyan, Kenali Dampak Positif dan Negatifnya

instagram.com/ariefmuhammad

Baru-baru ini, media sosial instagram dihebohkan dengan tren ikoy ikoyan. Pelopor tren ini adalah Arief Muhammad, influencer dan businessman yang selalu ramai diperbincangkan di media sosial.

Lalu apa itu ikoy-ikoyan?

Ikoy ikoyan adalah tren yang dilakukan oleh Arief Muhammad untuk membagi-bagikan hadiah kepada followers-nya. Tak tanggung-tanggung, hadiah yang diberikan mulai dari ratusan, hingga puluhan juta rupiah. Hal ini sontak menjadi viral di jagad media sosial.

Arief Muhammad sendiri mengaku mencetuskan tren ikoy ikoyan ini untuk seru-seruan dan ajang berbagi kebahagiaan kepada para  followers-nya. Awalnya, ia hanya membagikan makanan dan barang-barang. Kemudian, lama-lama ia mulai membagikan uang dari jumlah sedikit sampai jumlah banyak.

Setelah viral, barulah banyak selebriti tanah air lainya mulai mengikuti tren ini. Di antaranya adalah selebgram Fadil Jaidi. Ia ingin mengikuti tren ikoy ikoyan, akan tetapi saat itu hari libur, sehingga asisten dan manajernya tidak ada. Alhasil, ia menitipkan hadiah kepada Arief Muhammad untuk dibagikan kepada penggemarnya.

Selain Fadil Jaidi, seleb lain yang mengikuti tren ikoy ikoyan adalah Tasya Farasya, Shandy Purnamasari, Nafa Urbach, Rachel Venya, Andien, dan Rey Mbayang.

Meskipun dianggap baik karena membagi-bagikan hadian kepada orang lain, banyak pula yang menolak mengikuti tren ikoy ikoyan ini karena dianggap dapat memberikan dampak negatif bagi netizen.

Baca juga:  Viral! Wanita Cantik Mirip Dakota Johnson Diduga Mandor Sirkuit Mandalika

Nah, apa aja sih dampak positif dan negatif dari tren ikoy ikoyan ini?

Dampak Positif Tren Ikoy-ikoyan

dampak-positif-ikoy-ikoyan
Pelopor tren ikoy-ikoyan, Arief Muhammad.

1. Berbagi Kebahagiaan

Dampak postif yang pertama ialah tren berbagi kebahagiaan. Arief Muhammad mengaku melakukan tren ikoy ikoyan untuk berbagi kebahagiaan. Ia tidak memandang hal tersebut dari kalangan mampu ataupun tidak mampu. Karena menurutnya, semua orang akan merasa bahagia jika mendapat kejutan atau hadiah.

Sudah barang tentu orang yang mendapat hadiah dalam bentuk apapun akan merasa bahagia. Apalagi yang memberi hadiah adalah orang yang kita ikuti di media sosial atau idola kita. Tentu, hadiah dalam bentuk apapun akan terasa lebih spesial.

2. Mengajak Budaya Berbagi

Setelah tren ikoy ikoyan viral, beberapa influencer lain juga ikutan. Misalnya, Tasya Farasya yang membagi-bagikan produk miliknya. Ia membagikan produk makeup dan skincare dengan cara yang hampir sama.

Dengan cara apapun, pada dasarnya berbagi memang budaya baik yang patut dilestarikan. Akan tetapi, berbagi dengan cara yang baik tentu lebih disarankan.

Baca juga:  Cek Cara Praktis Download Twitter Video Tanpa Aplikasi, Bisa Unduh dan Save Gratis

Dampak Negatif Tren Ikoy-ikoyan

1. Membentuk Mental Meminta-minta

dampak-negatif-tren-ikoy-ikoyan
(sumber: youtube.com/Analisa Channel)

Psikolog lulusan UGM, Analisa Widyaningrum, memberikan pendapat tentang tren ikoy ikoy melalui channel  ­youtube-nya. Menurutnya, stimulus dari tren ikoy ikoyan memang baik, yaitu saling berbagi. Pada dasarnya, stimulus memang bersifat netral. Sehingga perbuatan apapun kalau niatnya baik, pasti baik.

Akan tetapi, respon dari tren ikoy ikoyan inilah yang berbahaya. Sebab, tren ini dapat menimbulkan budaya meminta-minta di kalangan netizen. Banyak dari netizen kurang menanggapi tren ini dengan bijak. Yang kemudian dijadikan tameng sebagai ajang meminta-minta.

Salah satu netizen di twitter juga memberikan pendapat tentang dampak dari ikoy ikoyan ini.

dampak-negatif-tren-ikoy-ikoyan
Salah satu pendapat netizen mengenai tren ikoy-ikoyan. (sumber: twitter.com/aldiyar13_)

Dari cuitannya tersebut, dapat dilihat netizen tersebut berkata “Salah satu efek samping ikoy ikoyan kalo menurut saya, jadi banyak yang merasa gak sungkan untuk minta-minta dengan narasi supaya dikasihani.”

2. Banyak Selebriti Merasa Risih

Akibat dari tren ikoy ikoyan ini, netizen mulai memborbardir idolanya untuk mengikuti tren. Padahal, tidak semua selebriti yang bermain instragam mengikuti tren ini. Sontak fenomena bombardir komen dan DM dari netizen yang memaksa idolanya untuk mengikuti tren ikoy ikoyan membuat risih beberapa selebriti. Misalnya Chelsea Olivia yang membuka suara di intagram story-nya.

Baca juga:  Cek Biodata Cha Eun Woo, Idol KPop Korea Selatan yang Jadi Brand Ambassador MS Glow

“Saya enggak akan mengikuti trend ikoy ikoyan. Saya tidak mau mengajarkan untuk followers saya menjadi orang minta-minta yah.”

Chelsea Olivia kemudian meminta kepada para influencer  untuk membuat tren yang bermanfaat dan tidak bikin malu.

“Yuklah Indonesia bikin trend yang baik, jangan malah hal memalukan dibikin viral.” tambah Chelsea.

3. Salah Sasaran

Banyak yang berpendapat bahwa tren ikoy ikoyan ini adalah tren berbagi yang bisa saja salah sasaran. Sebab, banyak orang yang meminta melalui sosial media, sehingga tidak ada yang tau apakah ia benar-benar membutuhkan atau tidak. Bisa jadi, netizen yang meminta-minta itu tidak benar-benar membutuhkan.

Seperti yang dialami oleh Analisa yang ia ceritakan di channel youtube-nya. Ia menceritakan bahwa setelah tren ikoy-ikoyan viral, ia mendapat banyak komen dan DM berisi ikoy ikoyan. Salah satunya adalah DM yang berbunyi seperti berikut:

“Mbak main ikoy ikoyan dong. Aku udah lama banget nggak bisa ngerasain belanja.”

Setelah dicek oleh Analisa, ternyata yang mengirim DM memakai OOTD yang bagus-bagus di feed instagramnya.

Hal itu menunjukan bahwa belum tentu yang meninta-meninta ikoy ikoyan adalah orang yang membutuhkan. Akan lebih baik jika kita mau berbagi, berbagilah kepada yang benar-benar membutuhkan.

Nah, demikian dampak positif dan negatif dari tren ikoy-ikoyan yang viral ini. Pada dasarnya, berbagi memang budaya baik yang patut dilestarikan. Akan tetapi berbagi dengan cara yang baik lebih diutamakan.