Cara Menggambar Flora Fauna dan Alam Benda

Menggambar flora fauna dan alam benda memerlukan teori dan teknik tertentu yang harus dipahami terlebih dahulu. Cara menggambarnya pun tentu tak akan sama dengan cara menggambar seperti saat kita menggambar lukisan pemandangan alam dan gunung seperti saat di Sekolah Dasar.

Bab pelajaran menggambar flora fauna dan alam benda dapat dijumpai pada mata pelajaran Seni dan Budaya. Materi ini dapat dijumpai pada Bab pertama yang diperuntukkan bagi siswa siswi kelas 7 SMP.

Pemaparannya akan dijelaskan sebagaimana berikut, dari orientasi pembelajaran hingga merinci cara menggambar flora fauna dan alam benda, agar mudah dipahami dan dipraktikkan.

Pentingnya kemampuan menggambar bahkan telah ada terlebih dahulu sebelum era manusia mengenal huruf dan baca. Pentingnya keterampilan menggambar bagi para siswa siswi akan dapat mengasah daya rasa, karsa dan juga daya kreativitasnya dalam menjalani kehidupannya. Hal tersebut sudah termasuk dengan mengenali flora fauna dan alam benda dari yang digambarkan oleh para siswa siswi.

Baca juga:  Mudah! Simak Cara Daftar KIP Kuliah PTN-PTS Jalur Mandiri

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam Menggambar flora fauna dan alam benda adalah Komposisi. Komposisi dalam menggambar flora, fauna ataupun alam pada dasarnya akan terbagi kedalam dua jenis. Pertama, yakni komposisi simetris, serta yang kedua merupakan komposisi asimetris.

Penggunaan kompisisi simetris berguna sebagai penunjuk terhadap objek gambar disebelah kanan sisi gambar agar sama persis dengan objek gambar di sisi yang sebelah kiri. Sedangkan, komposisi asimetris dalam menggambar flora fauna dan alam benda difungsikan sebagai penunjuk bahwa objek gambar di sisi kanan bidang gambar tidak sama dengan dengan objek yang berada di sisi kiri bidang gambar.

sumber gambar : brainly.co.id

Teori dasarnya dapat dirinci sebagaimana berikut ;

  1. Memahami pola atau bentuk dasar dari objek yang sedang digambar
  2. Memahami setiap bagian objek gambar
  3. Menyatukan setiap bagian gambar menjadi satu kesatuan objek
  4. Menambahkan dimensi gelap dan terang
  5. Menambahkan aksen belakang pada gambar
Baca juga:  Bagaimana Cara Menyanyikan Lagu dengan Tempo yang Cepat?

Kemudian, saat hendak menggambar benda alam, baik yang alami maupu yang buatan manusia, harus memperhatikan beberapa tahapan berikut ini. Termasuk saat menggambar batu, awan, atau bahkan juga piring serta gelas.

  1. Memahami proporsi objek yang akan digambar
  2. Menentukan komposisi saat meletakkan objek
  3. Intensitas cahaya yang menyinari objek, beserta bayangannya
  4. Pengarsiran dan warna yang menghasilkan karakter 3 dimensi
  5. Pemilihan latar belakang

Langkah tersebut dapat diaplikasikan secara lebih detail saat hendak menggambar beberapa objek, seperti saat menggambar bunga mawar. Siswa siswi harus membuat lingkaran pola, kemudian menyesuaikan dengan objek aslinya sebelum memberikan warna.

Sama halnya saat siswa siswi hendak menggambar hewan, semisal ayam, maka juga bisa dimulai dari membuat beberapa pola yang mendasari beberapa bagian tubuhnya, lalu kemudian menyatukan beberapa bagian tubunya menjadi satu kesatuan antara kepala, leher serta badan dan juga kedua kaki. Terakhir, bisa dilanjutkan dengan melakukan teknik pengarsiran dan juga warna pada objek Ayam yang sedang digambar, sebagai penyempurnaan, bisa juga ditambahkan latar belakang untuk menambahkan kesan hidup pada gambar.

Baca juga:  Yuk Cek Sertifikat yang Bisa Dilampirkan di SNMPTN!

Alat untuk menggambar flora fauna dan alam benda bisa menggunakan pensil untuk membuat garis tebal, sedangkan pensil warna berguna untuk mewarnai gambar agar muncul efek gradasi. Krayon juga bisa digunakan untuk menambahkan tingkat kecerahan pada objek yang digambar.

Sumber referensi : https://wirahadie.com/materi-seni-budaya-kelas-7-bab-1/