Cara Mengatasi Burnout Bagi Para Milenial

Sumber : berkeluarga.id

Pernahkah kalian mendengar istilah burnout? belakangan ini istilah burnout sedang banyak diperbincangkan bahkan sudah menjadi perhatian khusus. Burnout adalah keadaan kelelahan emosional, fisik, dan mental yang disebabkan oleh stres berlebihan dan berkepanjangan akibat pekerjaan . Dalam pekerjaan pasti akan mendapati berbagai tekanan, oleh karena itu diharapkan untuk bisa mengelola tingkat stres secara baik. Sebab, seseorang yang sulit mengatasi stres di tempat kerja berisiko tinggi untuk mengalami burnout. Jadi burnout terjadi ketika seseorang merasakan stres akibat beban kerja yang terlalu berat dan tanpa istirahat yang dapat membuat para penderitanya mengalami kelelahan. Burnout dapat mengurangi produktivitas dan menguras energi, membuat penderitanya merasa semakin tidak berdaya, putus asa, sinis, dan kesal.

Hal ini tidak berdampak pada pekerjaan saja, namun merambah ke sektor rumah tangga bahkan kehidupan sosial sehari-hari. Jika hal ini berlangsung secara berkepanjangan maka dampak yang mungkin bisa ditimbulkan seperti rentan terhadap penyakit, kardiovaskular, diabetes tipe 2, depresi, dan bahkan bunuh diri

Baca juga:  Wajib Ngerti Apa itu Psikopat? Pengertian, Jenis dan Contohnya

Ciri-ciri seseorang yang mengalami burnout ditandai dengan menurunnya prestasi kerja, emosional, cenderung menyendiri, sulit tidur, dan mudah sakit

Berikut beberapa cara mengatasi burnout secara mandiri, yaitu :

Sumber : linuvhr.com
  1. Evaluasi diri

Cara mengatasi burnout yang pertama adalah evaluasi diri, sebab yang paling mengetahui penyebab stress ada diri kita sendiri. Akan sulit apabila kita tidak mengetahui penyebab stres yang kita alami, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi diri. Mengelola stres memang tidak mudah, oleh karena itu perlu dilakukan bertahap dan perlahan serta sedikit bantuan dari orang-orang yang terpercaya. 

  1. Cari Dukungan

Cara mengatasi burnout selanjutnya adalah mencari seseorang yang dapat bertukar pikiran dan menceritakan keluh kesah seperti keluarga, kekasih, atau sahabat. Sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa berdiri sendiri. Memendam masalah dan kelelahan hanya akan menambahkan stres dan mempengaruhi kondisi kesehatan.

  1. Hidup Sehat
Baca juga:  Inilah Penampilan Aura Kasih saat Liburan ke Kebun Binatang yang Bikin Netizen Gagal Fokus

Didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. oleh karena itu gaya hidup sangat penting untuk mengelola stress seperti mengkonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup. Hal-hal ini dapat mendukung tubuh yang sehat dan pikiran yang lebih mudah fokus, sehingga menurunkan risiko terjadinya burnout. Mencari hobi baru juga bisa menjadi alternatif untuk sekedar melupakan pekerjaan sejenak. 

Hindari mengkonsumsi makanan yang tinggi glukosa karena bisa menurunkan tingkat energi kalian. Begitu juga dengan kafein dan makanan yang mengandung lemak trans. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung omega-3.

Dimulai dari rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki, maupun yoga. Saat berolahraga, fokuskan pikiran kepada sensasi yang tubuh Anda rasakan. Hindari larut dalam pikiran Anda sendiri.

  1. apresiasi terhadap diri sendiri
Baca juga:  Heboh! Kim Kardashian Pakai Gaun Termahal Dunia, Inilah Harganya

Dalam melakukan suatu pekerjaan jangan memaksakan untuk lebih dari yang harus dilakukan. Bersikap realistis akan membantu kita terhindar dari stres. Dengan begitu, kecemasan dan stres di tempat kerja dapat berkurang. Selain itu, jangan lupa untuk memberi apresiasi terhadap diri sendiri terhadap prestasi yang pernah dicapai.

  1. Ibadah

Hal ini merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan jiwa seseorang. Ibadah akan memberikan kita ketenangan jiwa sehingga kita dapat mengambil keputusan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan duniawi. 

Demikian penjelasan tentang cara mengatasi burnout, semoga apa yang disampaikan dapat membantu kalian dalam mengatasi stress dalam bekerja. Lakukanlah semua hal sesuai kemampuan kalian, apabila lelah maka istirahatlah dan lanjutkan esok hari karena sesuatu yang dipaksakan akan tidak baik.

Sumber :

  1.  https://www.orami.co.id/magazine/cara-mengatasi-burnout
  2. https://www.alodokter.com/ciri-ciri-burnout-dan-cara-mengatasinya