Berbeda dengan Tenis Lapangan, Beginilah Sejarah Tenis Meja

Secara umum, mungkin orang lebih familiar dengan Tenis Lapangan, ya olahraga yang  turut melambungkan nama atletnya seperti Rafael Nadal hingga Maria Sharapova ini terbilang cukup populer. Namun, ternyata masih ada olahraga lain yang berhubungan dengan tenis, yakni tenis meja. Kira-kira seperti apakah sejarah tenis Meja?

Barangkali memang benar bila menyebutkan bahwa tenis meja masih kurang populer bila dibandingkan dengan tenis lapangan. Akan tetapi, olahraga tenis meja memiliki sejarah dan kisah tersediri yang tentunya berbeda dengan tenis meja.

Mungkin belum begitu banyak orang yang tertarik untuk mencoba bermain tenis meja, tapi bagaimana bila orang sudah membaca sejarah tenis meja. Barangkali akan mulai timbul rasa ketertarikan untuk mulai coba memainkannya dirumah. Berikut ini adalah sejarah tenis meja hingga bisa dipertandingkan di Olimpiade.

Sejarah Tenis Meja

Tenis Meja pertama kali ditemukan dan dipopulerkan oleh orang Inggris pada tahun 1880-an sebagai opsi alternatif agar orang tetap bisa berolahraga pada musim dingin dari dalam rumah. Awal mulanya, hanya orang Inggris saja yang mulai mencoba memainkan permaian Tenis Meja sebagai olahraga.

Baca juga:  Apa Itu Teks Argumentasi? Ini Pengertian, Ciri, dan Strukturnya

Awal mula permainan Tenis Meja menyebar di seluruh dunia diawali oleh para tentara Inggris yang bertugas di India. Mereka memainkan Tenis Meja tersebut hingga orang-orang dari Amerika dan berbagai negara Eropa lainnya mulai mengenal dan tertarik dengan permainan Tenis Meja yang saat itu lebih dikenal dengan sebutan Pingpong.

Terbentuknya Federasi Tenis Meja Dunia

Seiring dengan popularitasnya yang semakin mendunia, Tenis Meja terus menunjukkan titik perkembangan yang sangat drastis. Tepatnya pada tahun tahun 1902 mulai terbentuk Federasi Tenis Meja Dunia, namun harus bubar pada tahun 1905.

Setelah melalui berbagai pertemuan yang digelar oleh para perwakilan pemain tenis meja dari Inggris, Jerman serta Hongaria, maka terbentuklah federasi tenis meja dunia. Federasi tersebut bernama International Table Tennis Federation (ITTF) dengan catatan sejarah Dr. George Lehman sebagai penggagas utama pada tahun 1926 dengan beberapa anggota seperti Inggris, India, Swedia dan beberapa negara penggagas lainnya. Seiring dengan perkembangannya, hingga tahun 1990-an, ITTF telah memiliki anggota sebanyak 186 negara.

Baca juga:  Prospek Kerja untuk Lulusan Jurusan Bahasa Inggris

Tenis Meja berhasil mencatatkan sejarah besarnya di kancah dunia untuk pertama kalinya dengan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Olimpiade 1998 di Seoul, Korea Selatan.

sumber foto ; unsplash.com

Sejarah Tenis Meja di Indonesia

Berselang 7 tahun sejak didirikannya ITTF sebagai organisasi tenis meja dunia, Indonesia turut mendirikan suatu organisasi tenis meja meja bernama Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia (PPPSI) pada tahun 1939. Namun, pada tahun 1958, Indonesia kembali mereformasi NAMA organisasi tenis mejanya menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

Pemain Tenis Meja Populer di Dunia dan Indonesia

Bila diminta untuk menyebut pemain tenis meja yang populer dan hebat karena kemampuan dan prestasinya. Maka, jawabannya adalah beberapa nama berikut ini ;

  • Abdul Rojak
Baca juga:  Daftar Rekomendasi Buku Psikologi untuk Para Calon Psikologi

Pemain tenis meja populer asal Indonesia ini sangat terkenal pada era tahun 1970-an, dan bahkan pernah menduduki peringkat ke-11 pemain terbaik dunia.

  • Xu Xin

Xu Xin, asal China bisa disebut sebagai salah satu pemain tenis meja terbaik dunia saat ini, berdasarkan peringkat dari ITTF. Xu Xin pernah berhasil menduduki peringkat 1 dunia pada Maret 2020.

  • Zhang Yining

Zhang merupakan petenis meja wanita asal China kelahiran tahun 1981 yang terbilang sukses dengan berhasil memenangi 4 medali dari cabang tenis meja di Olimpiade

Jadi, itulah ulasan mengenai sejarah tenis meja, dari kancah dunia dan di Indonesia, serta dengan sederet pemain populernya.

Sumber referensi ; https://www.popmama.com/big-kid/10-12-years-old/devi-ari-rahmadhani/sejarah-tenis-meja-dan-teknik-permainan/4