Bagaimana Proses Pengolahan Minyak Bumi?

Foto oleh FCL by Photofabianni.com dari Pexels

Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak terbarukan atau dapat habis jika terus dikeruk. Minyak bumi adalah minyak mentah berupa cairan kental berwarna hitam yang belum dapat digunakan secara langsung. Oleh sebab itu, minyak bumi perlu diolah terlebih dahulu agar dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Minyak bumi dapat digunakan sebagai bahan bakar, gas LPG, pelumas, atau bahan baku pembuatan karet dan plastik. Penasaran bagaimana proses pengolahan minyak bumi menjadi hal yang bermanfaat bagi manusia? Simak penjelasannya berikut ini:

Proses Pengolahan Minyak Bumi

Minyak bumi melalui serangkaian proses hingga akhirnya menjadi bahan jadi yang bisa digunakan. Terdapat 6 tahapan pengolahan minyak bumi yang perlu dilalui, yaitu:

Baca juga:  Bagaimana Proses Terjadinya Tsunami?

1.Tahap Destilasi

Tahap ini merupakan tahap pemisahan fraksi-fraksi yang ada pada minyak bumi berdasarkan titik didihnya. Proses ini dilakukan di sebuah tabung kedap udara. Minyak mentah akan dialirkan ke dalam tabung kemudian dipanaskan pada suhu 370 derajat celcius.

Setelah pemanasan maka akan terjadi pemisahan fraksi-fraksi, di mana fraksi yang memiliki titik didih rendah akan berada di atas dan yang paling tinggi berada di bagian bawah. Tahap Destilasi menghasilkan gas, bensin, minyak tanah, diesel, oli, lilin dan aspal, namun belum bisa digunakan dan harus menjalani tahap selanjutnya.

2.Tahap Cracking

Tahap cracking atau refinery molekul hidrokarbon besar akan diurai menjadi molekul hidrokarbon ukuran lebih kecil.

Baca juga:  Info Lengkap Paket Multi Year Brain Academy, Harga Murah Banget!

3.Tahap Reforming

Pada tahap ini fraksi-fraksi yang memiliki mutu buruk akan diubah strukturnya hingga memiliki kualitas lebih baik yang dilakukan melalui proses pemanasan atau katalis.

4.Tahap Polimerisasi dan Alkilasi

Setelah dilakukan perbaikan struktur pada fraksi yang memiliki kualitas buruk, selanjutnya akan dilakukan penambahan jumlah atom (alkilasi) agar molekul fraksi menjadi lebih panjang. Biasanya dilakukan dengan penambahan bahan katalis asam yang kuat seperti HCL dan AlCl3 (asam lewis).

Selain itu, di tahap ini juga akan terjadi penggabungan molekul kecil menjadi molekul lebih besar (polimerisasi) sehingga membentuk fraksi yang panjang dan bermutu bagus.

5.Tahap Treating

Pada tahap ini dilakukan eliminasi elemen-elemen kotor yang ada selama proses pengolahan, seperti bau tak sedap, parafin, lumpur, dan aspal.

Baca juga:  Jurusan yang Ada di UNJ Apa Saja? Cek Jawabannya Berikut Ini

6.Tahap Blending

Tahap ini bertujuan untuk menambah kualitas fraksi minyak bumi yang akan digunakan dengan melakukan penambahan bahan aktif, salah satunya Tetra Ethyl Lead (TEL). Setelah itu, minyak bumi sudah bisa digunakan untuk berbagai keperluan manusia.

Itulah serangkaian tahapan yang dilalui minyak bumi mentah hingga menjadi minyak bumi yang dapat digunakan. Semoga penjelasan singkat tentang bagaimana proses pengolahan minyak bumi dapat menambah wawasan kamu ya!