Bagaimana Proses Pembentukan Tanah? Ini Penjelasannya!

Foto oleh James Frid dari Pexels

Tanah adalah bagian bumi terluar yang terdiri dari berbagai komponen, seperti air, bahan organik, bahan padatan (mineral) dan udara. Setiap tanah memiliki komposisi berbeda tergantung tempat tanah tersebut. Tanah merupakan sumber daya yang digunakan manusia untuk menanam tumbuhan, tempat membangun rumah, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.

Tanah terbentuk dari hasil pelapukan batuan dengan bantuan organisme. Proses pembentukan tanah dikenal dengan sebutan pedogenesis. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini tentang proses pembentukan tanah.

Bagaimana Proses Pembentukan Tanah?

Pembentukan tanah melewati 4 tahap, yaitu pelapukan batuan, pelapukan struktur tanah, tumbuhnya tanaman perintis, dan tahap penguburan.

1.Pelapukan Batuan

Pada tahap pelapukan batuan maka akan terjadi penghancuran batuan, baik secara fisik, kimiawi, maupun biologis. Tahap ini biasanya memerlukan waktu yang cukup lama.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pelapukan ini, yaitu cuaca, suhu, dan tekanan dalam batuan itu sendiri.

Baca juga:  Intip Jurusan Aktuaria yang Lulusannya Paling Banyak Dicari, Benarkah Cocok yang Suka Matematika?

Pelapukan secara fisik yaitu penghancuran batuan menjadi bagian kecil tanpa mengubah struktur kimiawi yang dimiliki. Biasanya dipengaruhi oleh cuaca dan iklim yang ekstrim. Pelapukan secara biologis adalah pelapukan yang terjadi pada batuan karena adanya aktivitas makhluk hidup dan faktor alami.

Pelapukan secara kimiawi, terjadi karena terjadi perubahan struktur kimiawi dalam batuan. Hal ini bisa dipengaruhi oleh hujan asam yang menyebabkan kondensasi metana dan sulfur sehingga menciptakan efek korosif pada batuan.

2.Pelunakan Struktur Tanah

Ketika batuan sudah berubah menjadi bagian yang lebih kecil, batuan akan terkikis (oleh air dan udara) secara perlahan hingga mengalami pelunakan. Proses ini disebut sebagai proses pelunakan struktur tanah.

Baca juga:  Inilah Sejarah Kerajaan Banten, Masa Kejayaan hingga Peninggalannya

3.Tumbuhnya Berbagai Tanaman Perintis

Batuan yang sudah melewati proses pelunakan akan ditumbuhi berbagai tanaman perintis yang ukurannya lebih besar dari lumut dan memiliki akar yang sudah bisa melalui celah batuan. Tanaman ini akan menghasilkan asam humus yang membuat batuan menjadi lunak sempurna berupa tanah.

4.Penyuburan Tanah

Batuan lapuk sempurna/tanah akan memperoleh bahan organik dari berbagai organisme yang hidup di atasnya. Tanah akan mengalami penggemburan serta menghasilkan unsur hara dan air. Pada proses ini akan membuat tanah menjadi subur dan dapat ditumbuhi berbagai macam tanaman.

Seperti itulah proses pembentukan tanah yang awalnya hanya berupa batuan, yang kemudian mengalami pelapukan sehingga menjadi tanah subur, yang menjadi tempat berbagai tanaman tumbuh dan berbagai organisme lain hidup. Semoga penjelasan singkat ini dapat menambah wawasan kamu tentang bagaimana proses pembentukan tanah.