Bagaimana Cara Menghemat Energi di Rumah?

Foto oleh Rodolfo Clix dari Pexels

Kita semua bertanggung jawab atas energi yang kita gunakan di rumah kita masing-masing. Banyaknya peralatan di rumah membuat kita harus bijak dalam menggunakannya. Jika kita tidak bijak dalam menggunakan peralatan tertentu di rumah, kita bisa dihadapkan dengan tagihan listrik yang besar.

Dalam hal ini, kita dapat menerapkan konservasi energi dan efisiensi energi. Jadi, konservasi energi merupakan penerapan menggunakan lebih sedikit energi untuk menurunkan biaya dan mengurangi dampak lingkungan. Ini bisa berarti menggunakan lebih sedikit listrik, gas, atau bentuk energi lainnya.

Sementara konservasi energi adalah praktik mencoba menggunakan lebih sedikit energi untuk alasan biaya dan lingkungan, efisiensi energi berarti menggunakan produk tertentu yang dirancang untuk menggunakan lebih sedikit energi. Kedua konsep ini secara inheren serupa tetapi melibatkan metode yang berbeda.

Bagaimana Cara Menghemat Energi di Rumah?

Sesuai dengan topik, kita akan membahas tentang bagaimana cara menghemat energi di rumah. Sebenarnya, ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk menghemat energi, salah satunya sebagai berikut ini:

Baca juga:   Mengapa Dinding Bioskop Dilapisi Bahan Karpet?

1.Matikan Peralatan yang Tidak Digunakan

Cara menghemat energi bisa sesederhana mematikan lampu atau peralatan saat Anda tidak menggunakannya. Selain itu, Anda juga dapat mengurangi penggunaan peralatan yang boros energi. Contohnya seperti menjemur pakaian alih-alih memasukkannya ke dalam mesin cuci, tidak terlalu sering menyalakan dan mematikan AC, dan lain sebagainya.

2.Ganti Lampu Biasa dengan Lampu Hemat Energi

Bola lampu biasa mengkonsumsi listrik dalam jumlah yang berlebihan dan harus diganti lebih sering daripada alternatif hemat energinya. Sebagai gantinya, Anda dapat mengganti lampu biasa ke lampu yang hemat energi. Misalnya lampu pijar halogen, lampu CFL (Compact Fluorescent Lamp), dan lampu LED (Light Emitting Diode) menggunakan listrik 25-80 persen lebih sedikit. Lampu jenis ini juga sangat awet bahkan dapat bertahan 3 hingga 25 kali lebih lama daripada lampu biasa.

Baca juga:  Bagaimana Proses Pembuatan Garam? Begini Jawabannya

3.Tidak Berlebihan Menggunakan Air

Tidak berlebihan menggunakan air menjadi salah satu cara menghemat energi di rumah. Jika menggunakan lebih sedikit air, maka Anda akan menggunakan lebih sedikit energi. Ada berbagai cara menghemat air mulai dari mandi  lebih singkat, mematikan keran air saat tidak digunakan, dan lain sebagainya.

4.Beli Peralatan Hemat Energi

Rata-rata, peralatan menghabiskan sekitar 13% dari total penggunaan energi rumah tangga. Saat membeli alat, Anda harus memperhatikan dua hal yaitu harga pembelian awal dan biaya pengoperasian tahunan. Meskipun peralatan hemat energi mungkin harganya jauh lebih mahal, tetapi biaya pengoperasiannya seringkali 9-25% lebih rendah daripada model biasa.

Selain yang disebutkan diatas, tentunya masih banyak cara menghemat energi di rumah lainnya. Anda dapat menggunakan metode tertentu yang menurut Anda paling bisa menghemat energi di rumah Anda.