Bagaimana Cara Membuat Ringkasan? Yuk Cari Tahu!

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat ringkasan. Ringkasan diambil dari kata ringkas, yang dalam KBBI merujuk pada sesuatu yang tidak banyak memerlukan tempat. Dalam dunia kepenulisan, ringkasan dapat diartikan sebagai menceritakan kembali bacaan atau informasi yang panjang namun disajikan dengan singkat, artinya tidak mengambil banyak tempat dan waktu. 

Cerita yang awalnya panjang, dipangkas sedemikian rupa tanpa menghilangkan urutan dan rumusan asli yang hendak disampaikan oleh penulis. Dengan kata lain, ringkasan berupa pembahasan kembali isi cerita bacaan namun dengan cara yang lebih singkat dan padat dari bacaan asli.

Ciri-ciri Ringkasan

Untuk memahami tentang ringkasan, perhatikan beberapa ciri-ciri ringkasan berikut ini:

  1. Ringkasan berupa sebuah tulisan yang berisi perbahasaan kembali buah pikiran penulis yang ditampilkan dalam bentuk yang lebih singkat dan padat
  2. Memuat urutan ide-ide pokok pada sebuah bacaan atau tulisan
  3. Ketika membuat ringkasan maka dilakukan dengan memetik ide pokok dari bacaan asli, kemudian dicatat ulang dengan bahasa yang lebih konkret dan dipahami oleh penulis
  4. Membuat ringkasan harus konsisten dalam pemakaian struktur, perspektif, dan susunan yakni mengikuti bacaan asli
  5. Menggunakan kalimat pendek dan senada dengan bacaan asli
Baca juga:  Mempelajari Faktor Persekutuan itu Mudah! Begini Penjelasannya

Cara Membuat Ringkasan

Jika kamu ingin membuat ringkasan, ada beberapa tahapan yang perlu kamu lakukan agar ringkasan yang kamu memberikan hasil terbaik. Apa saja itu? Simak selengkapnya berikut ini. 

1.Membaca dan Memahami Naskah Asli 

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika membuat ringkasan adalah membaca dan memahami naskah atau bacaan yang asli. Kamu perlu memahami gagasan dan sudut pandang yang digunakan pengarang agar menjadikan ringkasan yang bagus dan tepat. Jika belum bisa memahami isi cerita saat pertama membaca, maka ulang kembali hingga kamu benar-benar paham yang ingin disampaikan penulis.

2.Menulis Gagasan Pokok 

Setelah membaca dan memahami isi naskah, kamu perlu menulis semua ide pokok yang ada di setiap paragraf. Hal ini bertujuan agar maksud dan tujuan penulis bisa dipahami lebih baik lagi dan juga memudahkan ketika mulai menulis ringkasan. 

Baca juga:  Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar?

3.Menulis Ulang dengan Kalimat Sendiri 

Setelah mendapatkan ide pokok setiap paragraf, selanjutnya kamu sudah bisa menyusun ulang naskah yang sudah kamu baca dengan bahasa sendiri. Susun ringkasan dengan ringkas dan tanpa mengubah urutan rumusan masalah yang ada pada bacaan asli. 

4.Cross Check 

Setelah kamu menulis kembali dengan bahasamu sendiri, cek kembali ringkasan dan naskah asli, apakah urutan sudah sesuai atau belum. Selain itu, jangan lupa untuk perhatikan kalimat yang kamu gunakan, apakah kalimat tersebut efektif atau tidak. Hal ini dilakukan agar ringkasan yang kamu tulis sesuai dengan naskah asli tapi dengan versi yang lebih singkat dan padat. 

Nah, itulah penjelasan tentang bagaimana cara membuat ringkasan yang dapat kamu coba praktekkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Baca juga:  Mengapa Indonesia Dikatakan Sebagai Bangsa Majemuk?

Sumber:

https://id.wikihow.com/Menyusun-Ringkasan

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5541493/tentang-ringkasan-pengertian-ciri-ciri-dan-cara-membuatnya