Bagaimana Cara Berkembang Biak Kupu-Kupu? Begini Tahapnya

Sumber: kompas.com

OMTELOLET – Kupu-kupu adalah salah satu serangga yang kini jarang lagi kita temui. Serangga yang memiliki warna cantik ini mengalami transformasi yang menajubkan. Proses tersebut disebut dengan metamorphosis. Nah, lantas bagaimana cara berkembang biak kupu-kupu?

Sebagaimana serangga yang lainnya, proses metamorphosis kupu-kupu juga bermula dari telur. Sebab, kupu-kupu memang berkembang biak secara ovipar, atau bertelur. Untuk proses lebih lengkapnya, simak pada uraian berikut ini.

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu

Berawal dari telur yang kemudian menetas dan berubah menjadi ulat atau larva. Ulat di sini bertugas mengonsumsi makanan yang cukup untuk mendorong dirinya selama proses metamorphosis.

Proses metamorphosis kemudian berlanjut ke tahap kepompong. Selama beberapa waktu, kupu-kupu kemudian tumbuh di dalam cangkang yang disebut dengan kepompong. Pada masanya, kepompong kemudian berubah menjadi kupu-kupu dewasa yang cantik.

Baca juga:  Pilihan Cara Bayar Paket Brain Academy

Cara Berkembang Biak Kupu-Kupu

Seperti kebanyakan hewan lainnya, kupu-kupu pun melakuakn reproduksi dengan cara sperma Jantan yang membuahi telur betina. Kupu-kupu jantan dan betina dari spesies yang sama dapat mengenali satu sama lain, yakni melalui ukuran, warna, bentuk, dan struktur sayapnya.

Kupu-kupu juga dapat saling mengenali melalui feromon atau aroma. Oleh karena itu, selama proses kawin, jantang menggunakan organ penjepit di perut mereka untuk menangkap betina.

Tidak hanya memberikan sperma pada saat kawin, banyak kupu-kupu jantan yang menyediakan spermatofor, yakni sperma sekaligus nutrisi yang dibutuhkan untuk bertelur.

Jadi, sebagian besar kupu-kupu jantan mengumpulkan nutrisi tertentu untuk menghasilkan spermatofor yang lebih baik untuk menarik pasangannya. Usai proses perkawinan tersebut, kupu-kupu betina menyimpan sperma dalam katung hingga ia siap bertelur.

Baca juga:  Bagaimanakah Proses Terjadinya Gerhana Matahari?

Proses Pengeluaran Telur pada Kupu-Kupu Betina

Setelah proses pembuahan, kupu-kupu betina yang siap bertelur akan mengeluarkan satu per satu telurnya. Dalam sekali proses bertelur, mereka dapat menghasilkan ratusan telur, tergantung spesiesnya.

Ketika bertelur, kupu-kupu pun harus berhati-hati karena telurnya harus tetap hangat dan berada di tingkat kelembapan yang tepat. Ulat yang menetas dari telur pun harus segera makan. Oleh karena itu, induk dari kupu-kupu tersebut biasanya akan meletakkan telurnya pada jenis tanaman yang dimakan ulat.

Terlepas dari upaya induknya, sangat sedikit telur yang berhasil mencapai usia dewasa. Sebab, telur kupu-kupu mudah dimangsa oleh burung-burung atau keleleawar. Bahkan, beberapa serangga pun kerap mengintainya.

Baca juga:  Lulusan Jurusan Kimia Jadi Apa? Berikut Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

Nah, itulah cara berkembang biak kupu-kupu yang bisa kamu ketahui. Semoga uraian ini bisa membantu kamu dalam menjawab pertanyaan tersebut.