Bukan Sulap Bukan Sihir! Ini Penyebab Bagaimana Bisa Terjadi Dejavu

Sumber : jovee.id

Setiap orang pasti pernah mengalami sebuah mimpi dalam tidurnya, namun apa yang terjadi jika mimpi tersebut ternyata sama dengan kejadian nyata. Sekilas pasti kalian berpikir bahwa memiliki kekuatan super seperti doctor strange yang bisa berpindah dimensi. Hal ini biasanya bermula ketika kita merasa pernah mengalami suatu kejadian padahal kejadian tersebut baru saja dilakukan, fenomena inilah yang disebut dejavu. Lalu bagaimana bisa dejavu terjadi? Berikut penjelasannya. 

Dejavu atau déjà vu adalah suatu keadaan di mana kalian merasa familiar dengan kondisi sekitar kita, seolah-olah kita sudah pernah mengalami hal tersebut di waktu lampau dengan keadaan yang persis sama. Padahal apa yang sedang kalian alami sekarang adalah pengalaman pertama kalian. Fenomena ini cukup rumit untuk dipahami dan banyak sekali ahli sudah mencoba menjelaskannya. Sigmund Freud menyebutkan bahwa dejavu berkaitan dengan keinginan terpendam dari seseorang. Di sisi lain Carl Jung mengidentifikasinya sebagai sesuatu yang ada hubungannya dengan alam bawah sadar manusia.

Baca juga:  Spot Foto di Jakarta yang instagramable

Adapun Arthur Funkhouser, seorang ilmuwan dari Swiss pernah menyebutkan bahwa dejavu dibagi menjadi dua jenis berdasarkan pengalaman yang dirasakan. Pertama adalah déjà visite (pernah mengunjungi). Biasanya merasa familiar dengan suatu tempat tetapi baru pertama kali dikunjungi. Yang kedua adalah déjà vecu (pernah mengalami). Biasanya merasa familiar dengan percakapan yang baru saja diucapkan. Berikut adalah penjelasan logis fenomena dejavu. 

Sumber : pikiranrakyat.com

1. Teori slip perception

Pada teori slip perception, dejavu terjadi ketika kalian melihat suatu objek yang tidak terfokus oleh mata. Kemudian otak mulai membentuk memori dan sedikit informasi tentang apa yang kalian lihat walaupun hanya sepintas. Begitu kalian melihat memperhatikan secara detail, otak seperti mengingat memori yang telah disimpan sebelumnya dan membuat kalian merasa bahwa kalian telah memandang hal yang sama sebelumnya padahal kejadian tersebut baru saja dilihat.

Baca juga:  Baca Disini, Contoh Teks Pembawa Acara Pengajian

2. Malfungsi sirkuit otak

Dejavu juga dapat disebabkan oleh malfungsi antara long term circuits dan short term circuits dalam otak kita. Ketika otak mencerna keadaan sekitar, informasi yang didapat bisa jadi langsung ditransfer ke bagian otak yang menampung memori jangka panjang. Ini menyebabkan kita merasakan dejavu, seolah-olah kita sudah pernah melihat dan merasakan kejadian yang kita alami sekarang di masa lalu.

3. Memory recall

Teori ini menjelaskan bahwa terjadinya fenomena dejavu berkaitan langsung dengan cara seseorang memproses dan mengingat sebuah kejadian. Menurut teori ini, dejavu bisa terjadi sebagai respons terhadap peristiwa yang menyerupai sesuatu yang pernah dialami seseorang, tapi ia tidak mengingatnya.

4. Temporal lobe seizure

Dejavu memang fenomena yang normal, tapi kemunculannya juga kerap dialami oleh seseorang yang memiliki epilepsi sebelum mengalami gejala kejang-kejang. Kejang-kejang ini biasa disebut temporal lobe seizure. Penyebab temporal lobe seizure alias kejang lobus temporal terkadang tidak diketahui. Namun trauma pada otak, infeksi, stroke, tumor otak, hingga faktor genetik dapat menyebabkan temporal lobe seizure. Saat mengalami serangan, penderita temporal lobe seizure dapat mengalami penurunan kemampuan untuk merespons lingkungan sekitar hingga melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang seperti mendecakkan lidah atau menggerakkan jari-jari tangan secara tidak wajar.

Baca juga:  Heboh! Silvia Azizah Mantan Personel Blink Menikah hingga Mengejutkan Penggemar

Sebelum serangan ini datang, biasanya penderita temporal lobe seizure akan mengalami sensasi aneh seperti merasakan takut yang tidak beralasan, halusinasi, dan dejavu.

Demikian penjelasan tentang bagaimana bisa terjadi dejavu, dejavu merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia selagi tidak ada efek samping yang mengikuti. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kalian yaa.  

Sumber : 

  1. https://www.gramedia.com/best-seller/deja-vu/
  2. https://www.alodokter.com/menjelaskan-fenomena-dejavu-secara-logis