Apa yang Dimaksud dengan Sosiologi? Begini Penjelasannya

apa yang dimaksud dengan sosiologi
sumber gambar : unsplash.com

OMTELOLET – Apa yang dimaksud dengan Sosiologi? Begini penjelasannya, topik pembahasan ini akan sangat relevan sekali dengan anak IPS. Khususnya, bagi kamu yang selalu bertanya-tanya, apakah ada disiplin ilmu yang mempelajari tentang masyarakat? mungkin saja, kamu akan menemukan jawabannya disini.

Ya, sebagai seseorang yang hidup ditengah lingkungan masyarakat, tentu kamu juga perlu memahami ilmunya. Bagaimana sistem dan tatanan dalam masyarakat bisa terbentuk? bagaimana terbentuknya hubungan antar individu dan kelompok dalam masyarakat? itu semua perlu dipelajari.

Maka oleh sebab itulah, pentingnya mempelajari ilmu Sosiologi, sebab kamu akan mempelajari berbagai pertanyaan seperti yang sudah diuraikan diatas. Jadi, berbanggalah bagi kamu yang masuk ke jurusan IPS, sebab kamu punya kesempatan untuk mempelajari ilmu Sosiologi dengan lebih leluasa.

Baca juga:  Mengapa Budaya Satu Suku Bangsa Dapat Berbeda Dari Suku Bangsa Lain?

Pengertian ‘Apa itu Ilmu Sosiologi?’

Berdasarkan pengertiannya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Sosiologi menyandang pengertian sebagai ilmu tentang sifat, perilaku maupun juga perkembangan masyarakat. Artinya jelas, yakni bahwa Sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang bagaimana sifat dan perilaku manusia dalam skala perkembangannya hingga saat ini.

Sedangkan bila pengertian Sosiologi ditinjau secara harfiah, maka dapat diketahui bahwa¬† Sosiologi berasal dari gabungan dua kata. Pertama yakni Socius yang bermakna ‘kawan’, serta Logos yang bermakna ‘ilmu pengetahuan’. Maka, secara garis besar, pengertian Sosiologi yakni tetap sebagai suatu ilmu yang mempelajari tentang bagaimana perilaku manusia dalam bermasyarakat.

apa yang dimaksud dengan sosiologi
sumber gambar : unsplash.com

Ruang Lingkup Ilmu Sosiologi

  • Ilmu Sosial = Sosiologi bukan tergolong kedalam ilmu sains yang pasti, melainkan sebagai ilmu kategoris yang berfokus pada yang sedang dipelajari. Artinya, Sosiologi tidak bisa menentukan kemana dan bagaimana suatu proses kehidupan akan berlangsug.
  • Ilmu Murni = Sosiologi tergolong ilmu murni karena dalam prosesnya terus mempelajari dan menggali ilmu dan informasi tentang kehidupan masyarakat. Sebaliknya, keberadaan ilmu Sosiologi tidak digunakan untuk merubah kehidupan masyarakat.
  • Ilmu Absrtak = Keberadaan Ilmu Sosiologi tidak bersifat pasti, melainkan Abstrak. Artinya, ilmu Sosiologi bersifat mengamati setiap pola kehidupan yang ada ditegah Masyarakat.
Baca juga:  6 Contoh Kalimat Pembuka Ceramah Yang Menarik!

Ciri Ilmu Sosiologi

  • Teoritis = Ilmu Sosiologi bersifat Teoritis, sebab selalu berupaya menyusun abstraksi tentang hubungan sebab dan akibat dari suatu gejala sosial dalam Masyarakat.
  • Empiris, berarti bahwa kajian dalam Ilmu Sosiologi bersifat nyata dan benar-benar terjadi di kehidupan masyarakat.
  • Non-Etis, berarti bahwa Sosiologi tidak menjabarkan keberpihakan antara mana yang benar dan salah dalam kehidupan masyarakat. Kajian Ilmu Sosiologi hanya menguraikan suatu fenomena alam yang sedang terjadi.
  • Kumulatif, artinya bahwa segala kajian dalam ilmu Sosiologi, baik dalam bentuk Argumen memiliki dasar dan landasan teori yang sudah ada sebelumnya.