Apa Perbedaan Kata dan Kalimat? Ini Penjelasannya!

Foto oleh Sumit Mathur dari Pexels

Sederhananya, perbedaan kata dan kalimat dapat dilihat dari unsur pembentuknya. Kata dibentuk oleh unsur huruf, sedangkan kalimat dibentuk oleh unsur kata. Kata dan kalimat merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Pada tata bahasa Indonesia, kata memiliki tingkatannya atau disebut dengan kelas kata dan berbagai jenis kalimat. 

Perbedaan Kata dan Kalimat Dilihat dari Definisinya 

Kata merupakan unsur utama pembentuk kalimat. kata terdiri dari kumpulan huruf, sedangkan kalimat terdiri dari kumpulan kata. Selain unsur pembentuknya, untuk menyampaikan maksud yang terkandung di dalam kalimat, kata juga dapat dibentuk melalui proses morfologis, yaitu afiksasi (pengimbuhan), reduplikasi (perulangan), dan komposisi (penggabungan). 

Baca juga:  Lulusan Computer Science Jadi Apa? Berikut Info Lengkapnya

Menurut definisi lainnya, kalimat merupakan rangkaian kata yang tersusun dalam satu bait. Kalimat dapat menyatakan arti lengkap serta isi pikiran yang disampaikan secara tertulis maupun lisan. Agar menjadi sebuah paragraf, maka kalimat harus memiliki unsur subjek dan predikat sebagai pembangunnya. 

Ciri-ciri Kata dan Kalimat

Seperti yang diketahui, kata dan kalimat adalah dua hal yang berbeda. Salah satu cara untuk mengetahui perbedaan keduanya, kita dapat memperhatikan ciri-cirinya. Berikut ini penjelasan singkat mengenai ciri-ciri kata dan kalimat:

A.Ciri-ciri Kata

  • Kata merupakan rangkaian huruf
  • Kata dapat berdiri sendiri dan mempunyai makna
  • Kata bisa berperan sebagai subjek, predikat, ataupun objek
  • Kata memiliki kelas kata di dalam kalimat dan hubungannya dengan fungsi serta makna yang ditunjukkannya
Baca juga:  Inilah 7 Jurusan Langka dan Paling Unik di Indonesia

Jenis-jenis Kelas Kata Berdasarkan Fungsi dan Maknanya

  • Kata kerja (Verba)
  • Kata sifat (Adjektiva)
  • Kata keterangan (Adverbia)
  • Kata benda (Nomina)
  • Kata ganti (Pronomina)
  • Kata bilangan (Numeralia)
  • Kelompok kata tugas 

B.Ciri-ciri Kalimat

  • Kalimat merupakan rangkaian kata (klausa)
  • Kalimat tidak dapat berdiri sendiri, harus berisi beberapa kata agar mempunyai makna
  • Kalimat dapat terdiri dari frasa, klausa, tanda baca dan unsur lainnya
  • Minimalnya kalimat harus memiliki dua unsur sebagai pembentuknya, yaitu subjek dan predikat
  • Ketika kalimat berbentuk tulisan, biasanya kalimat diawali dengan huruf besar dan diakhiri dengan tanda baca seperti titik (.), tanda tanya (?), dan tanda seru (!)
  • Kalimat dikategorikan ke dalam beberapa jenis, tergantung fungsi dan kata yang membangunnya
Baca juga:  Apa Penyebab Runtuhnya Kerajaan Samudra Pasai? Yuk, Cari Tahu Disini

5 Unsur Pembentuk Kalimat

  • Subjek (S)
  • Predikat (P)
  • Objek (O)
  • Pelengkap (Pl)
  • Keterangan (K)

Contoh Kata dan Kalimat

Agar lebih jelas, mungkin kita juga perlu membahas contoh-contoh kata dan kalimat. Sebenarnya, melihat contohnya saja sudah cukup membuat kita memahami tentang perbedaan kata dan kalimat.

Sederhana saja, banyak contoh kata. Misalnya, Laut, Bumi, Lingkungan, Bersih, Semangat, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Beberapa huruf akan membentuk satu kata yang bermakna.

Lalu, seperti contoh kalimat? Simak pembahasan berikut ini:

  • Nabila belajar

Nabila (S) + belajar (P) 

  • Hamizan cerdas

Hamizan (S) + cerdas (P)

  • Sahala membaca buku dongeng

Sahala (S) + membaca (P) + buku dongeng (O) 

Demikianlah penjelasan tentang perbedaan kata dan kalimat. Keduanya cukup mudah dipahami karena kata dan kalimat tak terpisahkan sebagai alat komunikasi. 

Sumber:

http://pancabudi.sch.id/wp-content/uploads/2018/02/82127024838Pertemuan_Ke_9_XI.pdf

https://www.gramedia.com/literasi/kalimat-aktif-dan-kalimat-pasif/

https://www.zenius.net/prologmateri/bahasa-indonesia/a/206/kalimat