Simak dan Pahami! Apa itu SNMPTN dan SBMPTN?

sumber gambar: Kompaspedia - Kompas.id

Bagi kalian kaum terpelajar tentunya memiliki impian untuk terus berlanjut sampai Perguruan Tinggi bukan? Dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi kamu akan memperluas pengetahuan, relasi pertemanan, dan pengalaman. Teruntuk siswa kelas 12 maupun siswa akselerasi yang memiliki impian duduk di bangku Perguruan Tinggi dan minim informasi tentang apa itu SNMPTN dan SBMPTN

Berdasarkan dimensi historis, proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri secara tersistem dan serentak dimulai sejak tahun 1976. Pertama kali bernama SKALU (Sekretariat Kerja Sama Antar Lima Universitas) tahun 1976, berkembang menjadi SKASU (Sekretariat Kerja Sama Antar Sepuluh Universitas) tahun 1979, berubah menjadi SIPENMARU (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru) dan PMDK (Penelusuran Minat dan Bakat Kemampuan) tahun 1983, kemudian berakhir menjadi UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 1989. Selanjutnya, pada masa reformasi, sistem seleksi UMPTN berganti nama menjadi SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) tahun 2002, berubah menjadi SNMPTN (Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2008, terakhir sistem seleksi SNMPTN direvisi menjadi dua jalur yaitu: SNMPTN dan SBMPTN (seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi) tahun 2013.

1. Apa itu SNMPTN?

Sistem seleksi SPMB berubah menjadi Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi (SNMPTN) pada tahun 2008. Perubahan tersebut disebabkan polemik dari kritik sejumlah PTN menyoal pengelolaan keuangan dalam proses seleksi SPMB. 

Pada awalnya, SNMPTN terdiri dari dua jalur, yaitu: SNMPTN Undangan (seperti PMDK) melalui acuan nilai rapot, SNMPTN tulis melalui ujian tulis. Namun, pada tahun 2013, SNMPTN tulis diubah nama menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan SNMPTN Undangan kemudian berganti nama menjadi SNMPTN (tidak pakai undangan) dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional, dan prestasi akademis lainnya.

Baca juga:  Jurusan Pemasaran Bisa Kerja Apa? Cek Info Lengkapnya Disini

Mulai tahun 2009, pendaftaran SNMPTN dilakukan secara online, dengan jumlah peserta sebanyak 422.534 orang. SNMPTN tahun 2009 menerima 92.511 calon mahasiswa yang terdiri dari 44.504 orang untuk jurusan IPA dan 48.007 orang dari jurusan IPS. Sistem SNMPTN secara online telah dilaksanakan hingga sekarang (2009-2022).

Terdapat sedikit perbedaan antara SNMPTN 2022 dengan tahun 2021. Perbedaan tersebut terletak pada waktu kegiatan pendaftaran (registrasi) akun LTMPT bagi sekolah dan siswa tidak dilaksanakan secara bersama. Berikut dapat disimak Jadwal SNMPTN tahun 2022.

 

KegiatanJadwal
Kuota Sekolah

  • Pengumuman kuota kekolah
  • Penutupan masa sanggah kuota sekolah
28 Desember 2021

17 Januari 2022

Registrasi akun LTMPT

  • Sekolah
  • Siswa
04 Januari – 08 Februari 2022

10 Januari – 15 Februari 2022

PDSS dan SNMPTN

  • Penetapan siswa eligible
  • Pengisian PDSS
  • Pendaftaran SNMPTN
  • Pengumuman Hasil SNMPTN
04 Januari – 08 Februari 2022

08 Januari – 08 Februari 2022

14 – 28 Februari 2022

29 Maret 2022

*) seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan diakhiri pada pukul 15.00 WIB

 

Sebelum mendaftar alangkah lebih baik kamu menelusuri profil sekolah khususnya akreditasi. Hal tersebut penting karena sistem penetapan lolos SNMPTN dilakukan berdasarkan pemeringkatan nilai rapot sekolah. Ketentuan akreditasi sekolah, yaitu: 1) akreditasi A: 40% terbaik disekolahnya; 2) akreditasi B: 25% di sekolahnya; 3) akreditasi C dan lainnya: 5% terbaik di sekolahnya. 

Setelah itu, persiapkan segala bentuk bukti prestasi kamu seperti sertifikat juara lomba. Kemudian kenali program studi pilihan, agar nilai rapot kamu sesuai dengan kriteria penilaian Program Studi. Selain itu, terdapat program studi dengan mewajibkan pendaftar melampirkan berkas yang dibutuhkan, seperti program studi olahraga.

                                                           sumber: Kontan/Lifestyle

2. Apa itu SBMPTN?

Sistem SBMPTN telah dilaksanakan sejak tahun 2013, untuk kelompok ujian SAINTEK (IPA) dan SOSHUM (IPS), siswa bisa memilih tiga program studi. Adapun kelompok ujian Campuran (IPC) hanya dapat memilih dua program studi dari kedua kelompok itu. 

Sejak tahun 2019 SBMPTN menggunakan hasil UTBK dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT. Pelaksanaan UTBK oleh LTMPT memiliki keunggulan karena hasil tes kredibel, terstandar dan nilai diberikan secara individu kepada peserta.

UTBK 2022 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2020, 2021, dan 2022 dari pendidikan menengah (SMA/MA/ SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 juli 2022). Keikutsertaan dalam UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti SBMPTN.

Materi UTBK terdiri dari TPS, Bhs Inggris, dan TKA. berikut penjelasannya:

a. Tes Potensi Skolastik (TPS)

TPS mengukur Kemampuan Kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Dalam TPS yang akan diuji adalah Kemampuan Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup Pengetahuan dan Penguasaaan Matematika Dasar.

b. Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Mengukur kemampuan Bahasa inggris yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran di perguruan tinggi.

c. Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten matapelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Ditemukan perbedaan antara ujian UTBK 2021 dan 2022, yakni terletak pada jumlah jenis tes. Jika tahun lalu UTBK tidak terdapat tes bahasa inggris, namun pada tahun 2022 dilaksanakan tes kemampuan bahasa inggris. Berikut dapat disimak jadwal SBMPTN 2022.

KegiatanJadwal
Registrasi Akun LTMPT :14 Februari – 17 Maret 2022
Sosialisasi UTBK-SBMPTN : 01 Desember 2021 – 15 April 2022
Pendaftaran UTBK-SBMPTN : 23 Maret – 15 April 2022
Pelaksanaan UTBK Gelombang I : 17 – 23 Mei 2022
Pelaksanaan UTBK Gelombang II : 28 Mei – 03 Juni 2022
Pengumuman Hasil SBMPTN : 23 Juni 2022
Masa Unduh Sertifikat UTBK : 25 Juni – 31 Juli 2022

*) Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan diakhiri pada pukul 15.00 WIB

Setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN atau masing-masinng satu program studi pada dua PTN. Biaya untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum sebesar Rp 200.000,- dan untuk kelompok ujian Campuran sebesar Rp 300.000,-.

Demikian penjelasan tentang apa itu SNMPTN dan SBMPTN. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Sumber :

  1. https://ltmpt.ac.id/?mid=9.
  2.  https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/sejarah-sistem-penerimaan-mahasiswa-baru-di-indonesia.
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Seleksi_Nasional_Masuk_Perguruan_Tinggi_Negeri