4 Contoh Kegiatan Montessori di Rumah untuk Anak yang Seru dan Menyenangkan

Gambar oleh Victoria_Art dari Pixabay

Pernahkah Anda mendengar tentang Montessori? Sederhananya, Montessori adalah pendidikan untuk anak-anak dari balita hingga sekolah menengah yang membantu setiap anak mencapai potensi penuh di semua bidang kehidupan. Metode ini dapat mendorong kreativitas anak.

Montessori juga mendorong rasa ingin tahu dan mengarahkan anak-anak untuk mengajukan pertanyaan, mengeksplorasi, menyelidiki, dan berpikir sendiri saat mereka memperoleh keterampilan baru. Lingkungan Montessori lebih berfokus pada pembelajaran siswa daripada pengajaran guru.

Kegiatan Montessori di Rumah untuk Anak

Foto oleh Anastasia Shuraeva

Ingin menerapkan metode Montessori pada anak? Jika iya, berikut ini contoh kegiatan Montessori di rumah untuk anak:

1.Memainkan Lilin Play-Doh

Lilin Play-Doh sangat populer di kalangan anak-anak. Bermain dengan lilin Play-Doh dapat memberikan banyak manfaat bagi anak, salah satunya dapat mengembangkan keterampilan motorik. Membentuk adonan lilin Play-Doh menjadi berbagai bentuk dapat membangun kekuatan di tangan mungil si kecil.

Baca juga:  Yuk Disimak, Tips Mengajarkan Anak Bahasa Inggris Sejak Dini

Selain itu, bermain dengan lilin Play-Doh juga dapat meningkatkan kreativitas pada anak. Dengan beragam warna lilin, anak dapat membuat berbagai kreasi yang tidak terbatas. Ini mendorong anak untuk mengembangkan imajinasi mereka serta berpikir dengan cara baru dan inovatif.

2.Menyusun Puzzle

Puzzle menjadi salah satu jenis permainan yang menyenangkan. Menyusun puzzle sangat menarik karena mendorong kreativitas, menantangnya, dan mengajari anak cara mengatasi kegagalan. Lebih dari sekedar permainan, Puzzle memiliki beberapa manfaat luar biasa bagi anak, salah satunya adalah melatih motorik halus dan keterampilan kognitifnya.

Saat menyusun puzzle, anak melatih keterampilan motorik halus, meningkatkan koordinasi antara tangan-mata, serta melatih konsentrasi dan kesabaran mereka. Selain itu, mereka juga belajar tentang bagaimana masalah dapat diselesaikan melalui strategi dan struktur melalui penyortiran potongan puzzle yang berulang. Puzzle memiliki efek positif pada kemampuan manual, perkembangan kognitif dan persepsi visual anak.

Baca juga:  Tips Mengenalkan Sains Pada Anak,Terapkan Tips Ini

3.Melukis dengan Cat Air

Sebagian anak sangat suka menggambar dan melukis. Dalam hal ini, Anda dapat mengajak anak melukis dengan cat air dan membiarkannya berkreasi sesukanya. Melukis menjadi cara yang bagus untuk melatih kreativitas, keterampilan, bahkan meningkatkan perkembangan bahasa sensorik.

Melukis dengan cat air dapat mendukung perkembangan persepsi visual anak-anak. Misalnya, Anda dapat menyelesaikan gambar yang sebagian dicat, membuat bentuk lukisan jari atau gambar lainnya, melukis dalam batas yang digariskan pada permukaan kertas, dan lain sebagainya.

4.Membuat Kerajinan Tangan

Agar anak menjadi lebih kreatif, Anda dapat mengajaknya membuat kerajinan tangan sederhana. Ini mengajarkan anak untuk menciptakan suatu produk atau barang yang dilakukan oleh tangan dan memiliki fungsi pakai atau keindahan. Anda dapat memanfaatkan barang-barang bekas untuk membuat kerajinan tangan.

Baca juga:  Tips Agar Anak Mau Mendengarkan Orang Tua, Bukan Dimarahi

Nah, itulah beberapa contoh kegiatan Montessori di rumah untuk anak yang seru dan menyenangkan. Selain yang disebutkan diatas, tentunya masih banyak kegiatan Montessori lainnya yang dapat dilakukan.

Sumber:
https://www.popmama.com/kid/1-3-years-old/jemima/kegiatan-montessori-di-rumah-untuk-anak-usia-2-tahun/7
https://berkeluarga.id/2021/02/24/6-permainan-montessori-optimalkan-tumbuh-kembang-anak/